KLIKUNINGAN.COM – Kabupaten Kuningan diliputi suasana duka setelah kabar wafatnya Drs H Sukardi Kartapermata Bin Kartasaid, ayahanda Bupati Kuningan, Dr H Dian Rachmat Yanuar.
Almarhum meninggal dunia pada Kamis (27/11) sekitar pukul 04.15 WIB pada usia 92 tahun.
Kepergian beliau menjadi kehilangan besar, tidak hanya bagi keluarga, tetapi juga bagi masyarakat luas yang mengenalnya sebagai tokoh berpengaruh dalam perjalanan sejarah Kuningan.
Baca Juga:Pekerja Dapur MBG di Kuningan Wajib Jalani Pemeriksaan KesehatanTes Urine Warga Binaan Baru di Lapas Kuningan: Upaya Perketat Pencegahan Narkoba
Semasa hidupnya, H Sukardi Kartapermata dikenal sebagai pribadi yang memiliki kontribusi signifikan dalam pengembangan pendidikan, keagamaan, dan sosial kemasyarakatan.
Ia merupakan salah satu pendiri Nahdlatul Ulama (NU) Kuningan sekaligus ikut menggagas berdirinya Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kuningan.
Kiprahnya tidak hanya tercatat dalam sejarah organisasi, tetapi juga melekat dalam ingatan para tokoh, akademisi, dan masyarakat yang pernah merasakan bimbingan maupun nasihatnya.
Dengan karakter tegas namun bijaksana, almarhum kerap menjadi rujukan berbagai pihak dalam menyikapi persoalan keumatan maupun kemasyarakatan di daerah.
Setelah kabar duka tersiar pada pagi hari, arus pelayat mulai memadati rumah duka di Komplek Pasar Baru Kuningan sejak pukul 07.00 WIB.
Tokoh masyarakat, pejabat pemerintah, ulama, pengusaha, hingga warga sekitar berdatangan untuk memberikan penghormatan terakhir.
Suasana haru terasa ketika para pelayat datang silih berganti menyampaikan doa dan belasungkawa kepada keluarga besar almarhum.
Baca Juga:Operasi Zebra Lodaya 2025, Kasat Lantas Polres Kuningan: 1.200 Pelanggar Dapat Surat TeguranGuru Hebat, Indonesia Kuat: Pesan Penting Bupati Dian pada Hari Guru Nasional 2025
Gelombang kedatangan pelayat tersebut mencerminkan betapa besarnya pengaruh dan penghormatan masyarakat terhadap sosok H Sukardi.
Bupati Kuningan, Dian Rachmat Yanuar, pada kesempatan sebelumnya pernah menuturkan bahwa ayahandanya memegang peran penting dalam membentuk karakter dan prinsip hidupnya.
Dalam peringatan Hari Ayah Perdana di Kabupaten Kuningan, Dian mengungkapkan bahwa nilai-nilai kejujuran, keteguhan, dan pengabdian yang ditanamkan almarhum menjadi bekal utama baginya dalam menjalankan amanah sebagai pemimpin daerah.
Warisan moral tersebut kini menjadi bagian dari perjalanan kepemimpinan Bupati Dian yang terus berupaya menghadirkan pemerintahan yang humanis, berintegritas, dan berpihak kepada masyarakat.
Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kuningan, Deni Komara, menyampaikan bahwa jenazah almarhum dimakamkan di Pemakaman Muslim Kelurahan Ciporang.
Sebelum proses pemakaman berlangsung, keluarga, kerabat, sahabat, pejabat pemerintah, serta masyarakat umum hadir untuk memberikan penghormatan terakhir.
