Operasi Zebra Lodaya 2025, Kasat Lantas Polres Kuningan: 1.200 Pelanggar Dapat Surat Teguran

Polres Kuningan Operasi Zebra Lodaya 2025
Pelaksanaan Operasi Zebra Lodaya 2025 di Kabupaten Kuningan diwarnai pendekatan humanis dari Satlantas Polres Kuningan.
0 Komentar

KLIKKUNINGAN.COM — Pelaksanaan Operasi Zebra Lodaya 2025 di Kabupaten Kuningan diwarnai pendekatan humanis dari Satlantas Polres Kuningan.

Dalam kegiatan yang digelar di Terminal Kertawangunan pada Kamis (27/11/2025), petugas membagikan helm berstandar SNI, kopi gratis, layanan kesehatan ringan, serta stiker imbauan keselamatan kepada para pengendara.

Langkah edukatif ini menjadi bagian penting dari upaya Polres Kuningan dalam meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya keselamatan berlalu lintas, khususnya bagi pengguna sepeda motor yang rentan mengalami kecelakaan.

Baca Juga:Guru Hebat, Indonesia Kuat: Pesan Penting Bupati Dian pada Hari Guru Nasional 2025Demi Terpilih, Lima Calon Rektor Uniku Adu Visi dan Misi di Depan Senat Universitas

Kasat Lantas Polres Kuningan AKP Pandu Renata, melalui KBO Satlantas IPTU Deni Supriyana, menjelaskan bahwa edukasi lapangan ini merupakan strategi untuk menekan jumlah kecelakaan lalu lintas yang setiap tahunnya masih cukup tinggi.

“Operasi Zebra bukan hanya soal penegakan hukum. Kami ingin masyarakat paham bahwa keselamatan adalah prioritas. Karena itu, kami bagikan helm SNI, kopi, stiker hingga pengobatan gratis sebagai bentuk perhatian kami kepada pengendara,” ungkap IPTU Deni.

Menurutnya, temuan petugas masih menunjukkan banyaknya masyarakat yang belum disiplin memakai helm standar, baik pengendara maupun penumpangnya. Karena itu, kegiatan sosialisasi yang bersifat persuasif seperti ini terus digencarkan selama operasi berlangsung.

Selain membagikan helm, petugas juga menempelkan stiker keselamatan pada kendaraan warga serta menyampaikan imbauan langsung mengenai kewajiban memakai helm SNI, kelengkapan kendaraan bermotor larangan melawan arus.

Larangan menggunakan ponsel saat berkendara dan pentingnya mematuhi rambu-rambu lalu lintas.

IPTU Deni menegaskan bahwa kedisiplinan masyarakat sangat berpengaruh terhadap jumlah kecelakaan di lapangan.

“Keselamatan itu kebutuhan, bukan sekadar kewajiban. Jika kita tertib, potensi kecelakaan bisa ditekan sehingga Kuningan menjadi wilayah yang lebih aman,” ujarnya.

Baca Juga:Satgas P3MBG Kuningan Perketat Pengawasan, Relawan Wajib Jalani Pemeriksaan KesehatanDipicu Cemburu, Ini Kronologi Lengkap Tragedi Pemuda Bacok Teman Sendiri di Kuningan

Operasi Zebra Lodaya 2025 akan berlangsung hingga tanggal 30 November, dengan fokus terhadap pelanggaran yang paling berpotensi menyebabkan kecelakaan, seperti tidak memakai helm, melawan arus, menggunakan ponsel saat mengemudi serta berbagai pelanggaran lainnya.

Pendekatan yang dilakukan mencakup tindakan preemtif (pencegahan) dan preventif (penertiban).

Hingga hari ini, tercatat sekitar 1.200 pelanggar telah diberikan surat teguran sebagai bentuk pembinaan. Satlantas Polres Kuningan mengajak seluruh masyarakat agar selalu memprioritaskan keselamatan saat berada di jalan. (Agh@N)

0 Komentar