Perluasan SID Tembus 25 Desa, Diskominfo Kuningan Perkuat Sistem Informasi Desa Berbasis AI

Perkuat sistem informasi desa
Pemkab Kuningan terus mengakselerasi agenda transformasi digital desa sebagai fondasi tata kelola pemerintahan yang lebih transparan, responsif, dan akurat.
0 Komentar

KLIKKUNINGAN.COM- Pemkab Kuningan terus mengakselerasi agenda transformasi digital desa sebagai fondasi tata kelola pemerintahan yang lebih transparan, responsif, dan akurat.

Upaya ini tercermin dalam penyelenggaraan Workshop “Kunci Akurasi Informasi Menuju Desa Cerdas – SID Kuningan Melesat” yang diselenggarakan pada Senin (24/6/2024) di Grand Cordella Kuningan.

Kegiatan tersebut menjadi momentum penting dalam modernisasi Sistem Informasi Desa (SID) melalui pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan.

Baca Juga:Bikin Gempar, Sepuluh Ribu Guru Kuningan Turun Ke Jalan, Berebut Tiket Umrah Jalan Sehat HUT PGRIIni Daftar Nomor Urut Bakal Calon Rektor Uniku

Dalam sambutannya, Bupati Kuningan Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si., menegaskan bahwa digitalisasi desa merupakan langkah yang tidak lagi dapat ditunda.

Bupati DIan menekankan bahwa masyarakat kini menuntut keterbukaan data yang lebih baik, pelayanan publik yang efisien, serta pengelolaan informasi yang terintegrasi.

Bupati menjelaskan bahwa pemerintah daerah berupaya menghadirkan AI chatbot pada setiap laman desa, sehingga warga dapat memperoleh data kemiskinan, stunting, hingga kependudukan secara cepat tanpa bergantung pada cara konvensional berbasis dokumen fisik.

Namun demikian, ia mengingatkan bahwa teknologi hanya akan efektif apabila didukung oleh kualitas dan komitmen sumber daya manusia desa dalam memperbarui dan menjaga akurasi data.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Kuningan, Drs. H. Ucu Suryana, M.Si., menyampaikan bahwa workshop ini merupakan kolaborasi strategis antara Kominfo, Bank Indonesia Cirebon, dan FISIP Universitas Swadaya Gunung Jati (UGJ).

Ia menekankan bahwa seluruh kegiatan terlaksana tanpa menggunakan anggaran APBD, menunjukkan efektivitas sinergi pentahelix dalam mendorong percepatan digitalisasi desa.

Melalui program ini, pengembangan SID diperluas dari 6 desa role model menjadi 25 desa binaan yang tersebar di delapan kecamatan.

Baca Juga:Lapas Kuningan Perkuat Kesiapsiagaan Melalui Simulasi Kebakaran Berbasis Program Jawara ApiGowes Warnai Peringatan HUT ke-54 KORPRI Kabupaten Kuningan

Perluasan tersebut turut disertai dengan integrasi layanan ekonomi digital seperti QRIS dan Sistem Pembayaran Elektronik Si Pevita Cantik dari Bank Indonesia.

Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Cirebon, Himawan Putranto, menilai bahwa penguatan website desa bukan hanya meningkatkan akses informasi, tetapi juga membuka peluang ekonomi berbasis digital.

Menurutnya, laman desa dapat menjadi etalase potensial yang menampilkan produk UMKM, pariwisata, hingga peluang investasi.

Himawan juga mengapresiasi capaian Kuningan sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di Ciayumajakuning, yakni 10,74 persen, sekaligus menekankan pentingnya pemerataan manfaat pertumbuhan ke seluruh desa.

0 Komentar