KLIKKUNINGAN.COM- Universitas Kuningan (Uniku) memasuki salah satu fase penting dalam proses seleksi bakal calon Rektor periode 2026–2030.
Pada Sabtu pagi (22/11), Panitia Seleksi Rektor (PSR) secara resmi menggelar agenda pengambilan nomor urut yang berlangsung di Ruang Rapat Atas Gedung Rektorat Arifin Setiamiharja.
Tahap ini menjadi penanda bahwa proses pemilihan pimpinan universitas mulai bergerak menuju fase penilaian yang lebih substantif.
Baca Juga:Lapas Kuningan Perkuat Kesiapsiagaan Melalui Simulasi Kebakaran Berbasis Program Jawara ApiGowes Warnai Peringatan HUT ke-54 KORPRI Kabupaten Kuningan
Acara pengundian nomor urut dihadiri oleh berbagai unsur internal, mulai dari Pembina, Pengurus, hingga Pengawas Yayasan Pendidikan Sang Adipati Kuningan (YPSAK), jajaran Rektorat, serta tamu undangan.
Ketua PSR, Drs. Ngatimin, M.Pd., menyampaikan bahwa proses berjalan lancar sesuai rencana.
Ia menegaskan bahwa setelah penetapan nomor urut, para bakal calon akan memasuki tahap berikutnya, yakni pemamparan visi, misi, dan program kerja di hadapan Senat Universitas.
“Alhamdulillah tahap pengambilan nomor berjalan sukses. Selanjutnya, pemaparan visi dan misi akan dilaksanakan pada Selasa (25/11) di Student Centre Iman Hidayat Kampus 1,” ujarnya.
Berikut hasil pengambilan nomor urut seleksi bakal calon Rektor Uniku periode 2026–2030. 1. Nomor Urut 1 – Dr. Anna Fitri Hindriana, M.Si. 2. Nomor Urut 2 – Dr. Lili Karmela Fitriani, M.Si. . 3. Nomor Urut 3 – Dr. Novi Satria Praja, M.Pd.4. Nomor Urut 4 – Dr. Ilham Adhya, M.Si.5. Nomor Urut 5 – Dr. Dede Djuniardi, MM.
Kelima kandidat inilah yang akan mempresentasikan gagasan strategis mereka untuk masa kepemimpinan empat tahun ke depan.
Ketua PSR berharap seluruh rangkaian seleksi dapat berjalan tanpa kendala, mulai dari tahapan penyampaian gagasan hingga keputusan akhir dari Senat Universitas.
Baca Juga:Atap Rumah Pejabat Disdikbud Kuningan Rusak Parah Akibat Angin Kencang, BPBD Lakukan Penanganan CepatJumat Berkah, MBG Sajikan Ayam Bakakak Jumbo untuk Ibu Hamil dan Menyusui
“Kami berharap setiap tahapan bisa berlangsung mulus dan menghasilkan pemimpin terbaik bagi Uniku,” ungkap Ngatimin yang diamini oleh jajaran PSR dan pihak Yayasan.
Pemilihan rektor bukan hanya proses administratif, tetapi fondasi penting dalam menentukan arah masa depan universitas.
Karena itu, PSR menegaskan komitmennya menjaga proses seleksi tetap transparan, akuntabel, dan berbasis merit.
