KLIKKUNINGAN.COM- Hujan lebat yang mengguyur sebagian wilayah Kabupaten Kuningan pada Senin malam (17/11/2025) menyebabkan sebuah rumah di Dusun Bangong, Desa Cantilan, Kecamatan Selajambe, mengalami kerusakan berat.
Struktur atap runtuh, dinding melemah, dan hampir seluruh isi rumah tertutup puing bangunan.
Suasana di lokasi tampak memprihatinkan, dengan genting, kayu, dan perabot rumah tangga berserakan tak beraturan.
Baca Juga:Petani Kuningan Bakal Sejahtera Nih, Kepala Diskatan: Hasil Panen Tembus 12 Ton per HektareSopir Dump Truck Jadi Tersangka Kecelakaan Maut di Lingkar Timur Kuningan, Ini Update Resmi Polisi
Keesokan paginya, Selasa (18/11/2025), Babinsa Koramil 1504/Sbg Serda Wahyono datang ke lokasi untuk membantu proses pembersihan.
Ia bekerja bersama warga setempat menyingkirkan reruntuhan dan memastikan area yang terdampak aman untuk dihuni sementara.
Karena sebagian besar atap telah jebol, terpal dipasang sebagai pelindung darurat agar air hujan tidak kembali masuk.
Dalam penjelasannya, Serda Wahyono menegaskan bahwa kehadirannya bukan sekadar tugas formal, tapi panggilan batin untuk membantu masyarakat terdampak bencana.
“Yang utama saat ini adalah keselamatan warga. Kami fokus membersihkan sisa material yang berbahaya. Ini penanganan cepat, sambil menunggu bantuan lebih lanjut,” jelasnya.
Warga sekitar ikut terlibat aktif dalam kerja bakti tersebut. Mereka mengangkut puing, merapikan lantai, hingga menegakkan sebagian struktur yang masih bisa diselamatkan.
Menurut kesaksian warga, suara runtuhan terdengar cukup keras ketika hujan deras yang disertai angin kencang mengguyur wilayah itu.
Baca Juga:Danramil Cilimus Rakor Bareng Muspika, Siaga Hadapi Ancaman BencanaOperasi Zebra Resmi Dimulai, Kapolres Kuningan: Fokus Penegakan Hukum dan Pencegahan Kecelakaan
Meski sementara, langkah darurat seperti pemasangan terpal sangat membantu penghuni rumah agar tetap bisa berlindung.
Walau proses pembersihan berjalan dengan baik, masyarakat berharap adanya tindak lanjut dari pemerintah desa dan pihak terkait untuk memperbaiki rumah tersebut secara permanen.
Kerusakan yang terjadi tidak lagi bisa ditangani sekadar dengan gotong royong.
Kehadiran Babinsa dalam kondisi seperti ini membuktikan bahwa TNI hadir bukan hanya dalam urusan pertahanan negara.
Dengan turun langsung membantu masyarakat, mereka menjadi bagian dari solusi ketika masyarakat menghadapi bencana.
Peristiwa di Desa Cantilan ini kembali menegaskan semangat “TNI bersama rakyat” yang terus dijaga hingga ke tingkat desa.
