KLIKKUNINGAN.COM – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kuningan, U Kusmana, menghadiri kegiatan Seminar Guru Lembaga Pendidikan Al-Qur’an (LPQ) se-Kabupaten Kuningan bertajuk “Menggali Potensi Kreatif Guru dalam Pembelajaran Al-Qur’an yang Menyenangkan”.
Acara berlangsung di Aula Lantai 1 Kuningan Islamic Center (KIC) pada Sabtu, 8 November 2025.
Kegiatan ini digagas oleh DPD Forum Komunikasi Pendidikan Al-Qur’an (FKPQ) Kabupaten Kuningan sebagai bagian dari program tahunan pembinaan guru.
Baca Juga:Bupati Kuningan Cek Jalan Cipasung–Paninggaran, Diperbaiki Tahun 2026Persib vs Selangor FC: Comeback Epik 3-2, Maung Bandung Puncaki Grup G ACL Two 2025/26
Tercatat, sebanyak 235 guru Al-Qur’an dari berbagai LPQ dan TPQ di seluruh kecamatan hadir untuk mengikuti seminar tersebut.
Ketua Panitia, Cicih Liasih, menjelaskan bahwa seminar ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kualitas dan profesionalitas para pengajar Al-Qur’an di daerah.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin menggali potensi kreatif guru agar mampu menghadirkan pembelajaran Al-Qur’an yang lebih menarik, inovatif, dan relevan dengan perkembangan zaman,” ujar Cicih.
Ia menambahkan, kegiatan ini juga bertujuan menyatukan persepsi dan metode pembelajaran antar lembaga TPQ dan LPQ.
Memberikan wawasan baru tentang strategi pengajaran Al-Qur’an yang menyenangkan, serta memperkuat jaringan komunikasi dan kolaborasi antarpendidik se-Kabupaten Kuningan.
Menurut data yang disampaikan Cicih, saat ini terdapat 807 lembaga pendidikan Al-Qur’an di Kabupaten Kuningan, dengan 1.377 guru yang membimbing total 35.012 santri aktif di berbagai TPQ dan LPQ.
Pesan Sekda: Guru Al-Qur’an Harus Jadi Inspirator
Dalam sambutannya, Sekda U Kusmana memberikan apresiasi tinggi terhadap terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menilai, seminar semacam ini berperan strategis dalam memperkuat kapasitas guru Al-Qur’an, tidak hanya sebagai pengajar, tetapi juga pembentuk karakter generasi Qurani.
Baca Juga:Karir U Kusmana Paripurna, Kini Resmi Menjabat Sekda KuninganWabup Kuningan Lantik 175 Pejabat Fungsional, Dorong Profesionalisme ASN di Daerah
“Guru itu bukan sekadar mengajar, tapi juga menjadi inspirator bagi para santrinya. Semoga kegiatan ini bisa melahirkan generasi Qurani yang cerdas, berakhlak, dan berkarakter kuat,” ungkap Uu—sapaan akrabnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya inovasi dalam mengajar, terutama di tengah kemajuan teknologi dan perubahan zaman.
“Guru-guru LPQ harus mampu menyuguhkan pembelajaran yang kreatif dan menyenangkan agar anak-anak mencintai Al-Qur’an dengan hati yang tulus,” tambahnya.
