Home Headline 444 Unit Rumah Bagi Warga Terdampak Bendungan, Habiskan Anggaran Rp 54,9 Milyar
Headline - News - 3 weeks ago

444 Unit Rumah Bagi Warga Terdampak Bendungan, Habiskan Anggaran Rp 54,9 Milyar

Selain akan melakukan peresmian Bendungan Cileuweung , Presiden Joko Widodo juga rencananya akan meresmikan/ meninjau relokasi perumahan bagi warga terdampak bendungan (31/8/2021)..

Kepala Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan, Ir. I. Putu Bagiasna, MT menjelaskan, rumah warga terdampak di dua desa, yaitu Desa Randusari dan Kawungsari Kec. Cibeureum, akan dipindahkan atau direlokasi ke Desa Sukarapih Kec. Cibeureum, di atas tanah 11 hektar.

Adapun rumah yang dibangun sebanyak 444 unit, yang akan diperuntukan bagi warga Desa Kawungsari sebanyak 361 KK, dan 83 KK bagi warga Randusari. Type rumah yang dibangun 28 deret di atas tanah 95.00 M2.

“Selain itu, Kita juga membangun fasum fasos, yaitu Masjid, balai desa, aula pertemuan, Poskesdes, dan 1 unit SDN Kawungsari. Fasilitas lain yang juga dibangun antara lain penyediaan air bersih, penyediaan listrik dan jalan lingkungan sepanjang 2.300 x 4 m ,” papar Putu.

Semua yang telah dibangun menelan anggaran sebesar Rp 54, 9 milyar yang bersumber dari APBD Daerah Kuningan maupun dari APBN Pos Kementrian PUPR khususnya Direktorat Jendral Perumahan.

“Pemerintah berharap setelahnya selesai pembangunan rumah khusus ini, bisa segera dimanfaatkan dan dipergunakan sebagaimana mestinya oleh masyarakat dan mendukung fungsinya bendungan,” harapnya.

Sementara itu, lokasi pembangunan Bendungan Kuningan terletak di Dusun Cileuweung Desa Randusari Kecamatan Cibeureum yaitu Desa Cikaro, yang merupakan anak sungai Cijangkelok dimana sungai Cisanggarung sebagai sungai utamanya.

Daerah genangan meliputi lima desa di dua Kecamatan yaitu Desa Kawungsari, Desa Randusari dan Desa Sukarapih berada di Kecamatan Cibeureum, sedangkan Desa Tanjungkerta dan Desa Simpaijaya berada di Kecamatan Karangkancana.

Bendungan tersebut sudah direncanakan sejak tahun 1984 dan telah melalui berbagai penelitian dan studi kelayakan, nantinya diharapkan Bendungan Kuningan tersebut dapat mengatasi masalah-masalah yang sering terjadi misalnya banjir pada musim hujan, kekeringan pada musim kemarau, mengatasi kebutuhan air yang semakin meningkat, irigasi dan untuk kebutuhan listrik.

Direncanakan nantinya Waduk Kuningan ini akan mampu menampung 23 Juta meter kubik dengan pemakian lahan seluas 284,45 ha diperkirakan akan selesai pembuatannya dalam waktu 4 tahun. (BP).

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Check Also

Bersama Kodim 0615 Kuningan, Perwosi Gelar Gebyar Vaksin untuk Pelajar

Sebagai salah satu upaya untuk melakukan pencegahan penyebaran dan percepatan penanganan C…