Home Headline KBM dengan PJJ Harus Berjalan Efektif
Headline - Pendidikan - August 4, 2021

KBM dengan PJJ Harus Berjalan Efektif

Dengan kondisi pandemi Covid-19 saat ini, memasuki awal Tahun Pelajaran 2021-2022 kebijakan yang diambil Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kuningan untuk Kegiatan Belajar mengajar (KBM) masih dilakukan dengan cara Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ).

Kepala Bidang Pembinaan SMP Disdikbud, Abidin saat diwawancara (03/8) menyampaikan, dengan Kegiatan Belajar mengajar (KBM) yang masih dilakukan dengan cara Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) ini, hal yang harus dipikirkan adalah bagaimana agar Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) ini bisa berjalan dengan efektif.

“Jadi di tahun pelajaran baru ini, karena Kebijakan kita dengan kondisi hari ini di masa pandemi masih PJJ, maka yang kita pikirkan adalah bagaimana agar PJJ ini bisa berjalan dengan efektif” Ucapnya.

Menurut Abidin, ada beberapa hal yang harus dilakukan oleh pihak sekolah dan para guru agar PJJ ini bisa berjalan dengan efektif.

“Yang pertama, penguasaan tekhnologi menjadi sebuah keniscataan, guru-guru harus terus menerus meningkatkan penerapan teknologinya, banyak platform-platform yang bisa dimanfaatkan, walaupun PJJ variasi mengajar ini harus ada untuk menghilangkan kejenuhan siswa” Jelas Abidin.

Hal selanjutnya, dengan proses PJJ  yang sangat terbatas dari sisi waktu, Abidin berharap kualitas perencanaan dalam pembelajaran menjadi sesuatu yang sangat penting, Kepala Sekolah harus memantau dan mengendalikan bagaimana perencanaan pembelajaran yang dibuat oleh guru, perencaaan pembelajaran harus lebih detail dan terukur.

“dengan PJJ, jarak antara guru dan siswa berjauhan, guru harus punya strategi membangun ikatan batin dengan siswa, guru harus berperan sebagai motivator, failitator, komunikator, karena di masa pendemi ini kepercayaan diri anak harus ditumbuhkan.

Menurut Abidin, tidak kalah pentingnya dalam proses PJJ adalah penumbuhan karakter dari anak didik, sentuhan-sentuhan karakter harus muncul, etika dan tata krama siswa menjadi poin penting.

“Guru saat memulai PJJ, misalnya bertanya terlebih dahulu ke siswa. apakah hari ini sudah sholat subuh dan yang lainnya untuk menumbuhkan karakter siswa” Lanjutnya.

Abidin berharap, guru harus bisa membangun kerjasama dengan orang tua siswa, komunikasi dengan orang tua siswa saat PJJ ini sangatlh penting.

“Hari ini, ortu mitra terdekat guru, maka kerjasama untuk proses PJJ ini menjadi sangat penting, apapun yang terjadi harus bis terkomuniksikan dengan baik” Pungkasnya.(F14)

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Check Also

Bersama Kodim 0615 Kuningan, Perwosi Gelar Gebyar Vaksin untuk Pelajar

Sebagai salah satu upaya untuk melakukan pencegahan penyebaran dan percepatan penanganan C…