Home Headline TPP Terhambat, Kalau 6 Bulan Insentif Nakes Belum Terbayar
Headline - Kesehatan - News - July 31, 2021

TPP Terhambat, Kalau 6 Bulan Insentif Nakes Belum Terbayar

Seperti diberitakan sebelumnya sesuai penjelasan Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), Dr. Asep Taufik Rohman, Pemerintah Daerah Kabupaten Kuningan hari Senin nanti (02/8) akan segera mencairkan tiga bulan Insentif Tenaga Kesehatan terhitung dari bulan Januari-Maret 2021.

Menurut Asep Taufik, dirinya bersama Kepala Dinas Kesehatan dr. Susi Lusiyanti, Direktur RSUD 45 dr Deki Saefullah dan Direktur RSUD Linggarjati Kuningan dr Edy Martono, tadi pagi sudah bertemu dengan Bupati Kuningan untuk rapat kesiapan pembayaran Insentif Nakes ini.

“tadi sudah berkomitmen akan dibayarkan dulu verifikasi yang sudah selesai 3 bulan, senin akan kita cairkan, kalau seandainya berkasnya sudah masuk ke saya pengajuan SPMnya, berkasnya saya tunggu hari ini atau senin pagi tadi kesepakatannya” Jelasnya (30/7).

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Kesehatan dr. Susi Lusiyanti melalui sambungan Whatsapp membenarkan pernyataan Kepala BPKAD Kuningan tersebut.

Menurut Susi, Pihak Dinkes Kuningan sudah mengajukan untuk pencairan Insentif Nakes untuk 3 bulan ke depan terhitung dari bulan Januari – Maret 2021.

“Iya Dinkes sudah mengajukan untuk 3 bulan lagi hari Jumat kemarin, nanti hari Senin kita cek (sudah masuk belum), khan harus bareng sama RS (pencairannya)” Jelas Susi.

Lebih lanjut, Susi menjelaskan untuk sisa 3 bulan berikutnya periode April-Juni 2021 akan diajukan secepatnya.

Terpisah, Bupati Kuningan H. Acep Purnama, SH. MH saat ditemui di ruang kerjanya (31/7) malam tadi menyampaikan tidak ada pihak yang harus dipersalahkan dalam hal ini karena semua pihak sudah berusaha semaksimal mungkin.

Menurut Acep, semua pihak baik DInkes maupun RS sudah melaporkan ke Kemenkes, namun karena update datanya seluruh Indonesia jadi ada keterlambatan.

“Dalam hal ini semua sudah melaporkan kesana (Kemenkes) hanya update datanya itu karena memang seindonesia jadi terlambat, sebetulnya dari kemarin juga kita mah sudah stand by, cuman khan data-data ini, dimana data ini harus selaras dan sesuai, dan hingga saat ini kita baru bisa mengupdate sampai bulan ketiga” Ucapnya.

Acep menyampaikan,untuk 3 bulan sisanya akan secepatnya dicairkan, karena sesuai ketentuan dari Dirjen Keuangan Daerah No. 900/4141/KEUDA tanggal 6 Juli 2021 tentang Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) kepada ASN di Lingkungan Pemda Semester II TA 2021. TPP kepada ASN Semester II TA 2021 dapat dibayarkan apabila Belanja Insentif Tenaga Kesehatan telah dibayarkan sebesar 50% dari pagu anggaran.

“ada ketentuan apabila Pemda tidak mencairkan 6 bulan atau per semester bisa menggangu untuk tidak bisa cairnya TPP,tapi kita semua sudah menyadari, kalau TPP belum bisa cair berarti 3 bulan ini lah cair, mudah-mudahan bulan depan kita bisa” Pungkasnya. (BP)

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Check Also

Bersama Kodim 0615 Kuningan, Perwosi Gelar Gebyar Vaksin untuk Pelajar

Sebagai salah satu upaya untuk melakukan pencegahan penyebaran dan percepatan penanganan C…