Home Headline Meli : Disporapar Harus Berdayakan Moka untuk Pariwisata
Headline - Opini - Ragam Info - January 27, 2021

Meli : Disporapar Harus Berdayakan Moka untuk Pariwisata

Siapa yang  tidak kenal dengan Desy Ratnasari, Artis pelantun Tenda Biru yang kini menjabat Ketua DPW Partai Amanat Nasional (PAN) Jawa Barat itu, menyatakan kesiapannya untuk menjadi ikon pembuatan film pendek pariwisata Kabupaten Kuningan.

Hal ini disampaikan oleh Kadisporapar Kabupaten Kuningan Toto Toharudin, sehari setelah melakukan pertemuan dengan Dessy Ratnasari, yang juga menjadi Anggota Komisi X DPR RI, salah satunya membidangi pariwisata. Pertemuan berlangsung disalah satu rumah makan di Jalaksana, Jumat (22/1/2021) malam.

“Tadi malam saya sudah bertemu dengan Teh Desy Ratnasari. Selama 1 jam dari mulai pukul 18.00 hingga 19.00 WIB, kita membahas kepariwisataan Indonesia, terutama hot isu pariwisata Kabupaten Kuningan. Dan Alhamdulillah juga Teh Dessy menyatakan kesiapannya untuk menjadi ikon pembuatan film pendek pariwisata Kabupaten Kuningan,” ungkap Toto .

Toto menambahkan, selain film pendek, Dessy juga siap menghadiri agenda Disporapar Kuningan, pada 27-28 Februari 2021. Yaitu Deklarasi Indonesia Fortuner Community (IFC) Regional Jawa Barat, di Kuningan dan Cirebon.

“Alhamdulillah, Teh Dessy Ratnasari siap untuk 2 agenda itu,” ujarnya.
Menurut Toto, apapun kondisinya, Ia akan terus fokus berkarya demi kemajuan pariwisata Kuningan. Pertemuan dengan Komisi X DPR RI, Dessy Ratnasari, menjadi salah satu langkah strategis dalam akselerasi tekad itu.

Sesuai tagline pariwisata Kuningan “Pesona Kuningan Maju Berinovasi”
Tersebarnya berita bahwa Desy Ratnasari akan menjadi icon pariwisata Kuningan mendapat tanggapan pro dan kontra dari masyarakat Kuningan. Salah satunya dari Meli Puspita sebagai penikmat wisata & kuliner di Kuningan (24/1/2021).

Menurut Meli,  pariwisata Kuningan memiliki keistimewaan tersendiri sehingga selalu memikat dan ramai dikunjungi pelancong dari berbagai daerah terlebih sebelum adanya pandemi covid-19 melanda.

“Kenapa tidak menjadikan maskot pariwisata dari Mojang Jajaka Kuningan, buat apa Disporapar gelar event pemilihan Mojang Jajaka kalau mereka tidak diberdayakan?” Jelas Meli dengan nada bertanya.

Lebih lanjut, Meli menyampaikan jika indikatornya hanya karena artis ibu kota, menurutnya tidak akan begitu berpengaruh karena yang harus diperbaiki terlebih dahulu itu adalah sektor ekonomi masyarakat, rasa aman dan nyaman.

“Jika ekonomi sudah benar-benar pulih dan kenyamanan rekreasi terjamin tanpa dihimbaupun masyarakat tentu ingin berwisata karena sudah penat berbulan-bulan berdiam diri dirumah sebagai upaya memutus mata rantai penyebaran covid-19” Lanjut Meli.

Pengurus Himpunan Duta Pemuda (HDP) Kuningan ini mempertanyakan alasan pemilihan Desy Ratnasari sebagai icon pariwisata Kuningan, Jika memang indikator artis dapat mendongkrak minat wisatawan untuk berkunjung ke Kuningan, warga lokal Kuningan pun banyak yang menjadi artis.

“ada Ega Noviantika, Maudy Koesnaedi, Gista, Sule Seken, dan masih banyak lagi warga kuningan yang aktif di bidang entertain, tentunya akan memiliki rasa kebanggaan tersendiri jika putra daerah yang dijadikan Icon Pariwisata” Ujar Meli

Rasa prihatin pun diungkapkan oleh Meli, dimana masih dalam situasi covid-19 saat anak-anak belum bisa bersekolah dengan normal namun ajakan berwisata diserukan oleh kadisporapar Kuningan. Hal demikian tentu saja melukai hati para orang tua yang mengharapkan anak-anaknya bisa kembali bersekolah seperti sediakala,

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Check Also

CSR IFG Bantu Cipasung, Desa Binaan STP Trisakti

Desa wisata Cipasung sedang dalam proses perkembangan untuk menjadi lebih baik dari awal d…