Home Headline Manfaatkan Lahan Tidur Bekas Galian C, Cibuntu Tanam 5.000 Pohon Teh
Headline - News - Wisata - January 17, 2021

Manfaatkan Lahan Tidur Bekas Galian C, Cibuntu Tanam 5.000 Pohon Teh

Saat ini, pastinya sudah banyak yang mengetahui keberadaan Desa Cibuntu, Desa Wisata yang terletak di wilayah Kecamatan Pasawahan Kabbupaten Kuningan. Cibuntu merupakan salah satu desa wisata terbaik di Jawa Barat yang meraih banyak penghargaan tingkat nasional. Cibuntu juga dinobatkan menjadi desa wisata terbaik urutan lima tingkat ASEAN pada 2016 untuk bidang homestay.

Prestasi lainnya, Cibuntu juga terpilih sebagai desa wisata terbaik peringkat dua di Indonesia dalam ajang Community Based Tourism (CBT) Kementerian Pariwisata Indonesia, dan banyak prestasi-prestasi lainnya.

Desa Cibuntu berhasil melakukan perubahan besar, dari sebuah desa yang belasan tahun lalu menjadi lokasi Galian C, berubah menjadi sebuah desa wisata yang mengedepankan konservasi alam, kearifan lokal dan pemberdayaan masyarakat.

Saat pemerintah sedang melakukan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) dan menutup sementara kunjungan wisatawan, Pemdes Cibuntu bersama masyarakat mengisinya dengan melakukan kegiatan penanaman Pohon Teh di lahan tidur bekas Galian C.

“sebenarnya kami hanya memanfaatkan lahan yang tidur, lahan yang tandus bekas Galian C, kalau orang lain atau desa lain memanfaatkan tanahnya yang subur, tanahnya bagus untuk pertanian bisa ditanami seperti Kacang, Cabe dll, kami di Cibuntu berupaya untuk menghidupkan tanah itu supaya ada gunanya, kami mempelopori disini dengan menanam teh” Jelas Abah Awam, Kepala Desa Cibuntu.

Menurut Abah, di Kuningan sepengetahuan dirinya belum ada yang menanam Teh, makanya kami awali belajar dari daerah yang banyak menghasilkan produk teh, dan untuk Pohon Teh yang ditanam sejumlah 5.000 Pohon dengan luas lahan sekitar 2 Ha.

” kami mencoba untuk memulai penanaman Teh yang sekitar dua hektar dan mudah-mudahannya akan bertambah lagi lahan tidur yang bisa dimanfaatkan, dari segi ekonomi, Insya Allah ke depan akan bermanfaat, tapi yang paling penting kami disini ingin memanfaatkan lahan yang tidur selama ini” Lanjut Abah.

Sambil memperlihatkan kontur tanah yang sangat terjal, Abah menceritakan untuk penanaman Teh ini dibutuhkan orang yang sudah mumpuni dalam bidang penanaman Teh ini yang sengaja didatangkan untuk memberikan ilmu dan pengetahuannya kepada masyarakat Cibuntu.
“Insya Allah ke depan akan menjadi produk unggulan dan desa-desa lain yang memiliki struktur tanah seperti di Cibuntu bisa mengikuti, mudah-mudahan” Harap Abah.

Apalagi Cibuntu terkenal dengan Kampung Domba, jadi Menurut Abah, Pohon Teh yang baru ditanam ini tidak akan menggunakan pupuk kimia dan selalu akan menggunakan pupuk organik yang berasal dari Kampung DOmba tersebut.

“jadi tehnya pun akan menjadi teh organik, saat ini bibit baru 5000 pohon, ke depannya akan bertambah minimal 1000 pohon” Pungkasnya.

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Check Also

Tiga Hari Lagi Insentif Nakes Cair

Pemerintah Daerah Kabupaten Kuningan hari Senin nanti (02/8) akan segera mencairkan tiga b…