Home Headline 226 Mahasiswa STKIP Muhammadiyah Kuningan di Wisuda,6 Mahasiswa Dapat Predikat Terbaik
Headline - Pendidikan - November 20, 2020

226 Mahasiswa STKIP Muhammadiyah Kuningan di Wisuda,6 Mahasiswa Dapat Predikat Terbaik

Klikkuningan.com- Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Muhammadiyah Kuningan sukses menggelar wisuda sarjana VIII. Sebanyak 266 wisudawan yang terdiri dari PGSD sebanyak 116 orang, PBSD 25 orang, PG Paud 15 orang, PJKR 85 Orang, PMTK 7 orang serta PTIK 18 orang.

Selain dihadiri sejumlah Civitas Akademik STKIP Muhammadiyah, acara wisuda yang berlangsung di Hotel Horison Sangkanurip, Rabu (18/11/2020) tersebut juga dihadiri beberap undangan penting lainya seperti Bupati Kuningan H Acep Purnama, Kepala LLDIKTI Wilayah Jawa Barat Prof Uman Suherman M.Pd, Pimpinan Majelis DIKTI Litbang PP Muhammadiyah, para Pengurus Wilayah Muhammadiyah Jawa Barat serta tamu undangan lainya.

Dalam sambutanya Ketua STKIP Muhammadiyah Kuningan Nanan Abdul Manan M.Pd mengatakan,Momentum wisuda merupakan rangkaian akhir dalam perjalanan akademik program sarjana. Proses yang diawali di semester pertama hingga diakhiri hari ini merupakan perjalanan yang tidak mudah, perjuangan yang tidak ringan dan pengorbanan yang tidak sedikit. Semua proses itu dilalui semata-mata untuk tholabul ilmi atau mencari ilmu sesuai dengan perintah Allah swt.

Tanpa ada perintah mencari ilmu itu tentu upaya kita, jerih payah kita selama bertahun-tahun di STKIP Muhammadiyah Kuningan hanya sebatas pekerjaan yang sia-sia belaka. Maka dari niat karena Allah ini, kita berada dalam kekuatan lahir dan bathin hingga hari berbahagia ini.

“Upacara wisuda kali ini sungguh berbeda dengan wisuda sebelumnya. Di tengah era pandemi covid19 melanda, dengan segala perubahan yang terjadi secara tiba-tiba, perubahan regulasi akademik yang memaksa kita, alhamdulillah kita secara perlahan beradaptasi dengan keadaan ini,” kata Nanan

Survival dan adaptable merupakan pilihan yang niscaya dalam hidup ini. ketika kemaren sore kita baru mendengar dan mengenal tentang hingar bingar isu revolusi Industri 4.0, disusul dengan RI 5.0 dengan segala peristilahan disrupsinya, peristiwa pandemi covid19 telah mengajak dan memaksa kita untuk menemukan formula baru yang sama sekali kita belum pernah terbayangkan dan terprediksi oleh kita, namun tetap harus ditemukan gaya hidup baru itu.

Perubahan yang dipaksa oleh pandemi covid19 merambah pada semua lapisan kehidupan masyarakat, tak terkecuali di level pendidikan; mulai usia dini, dasar, menengah dan perguruan tinggi. Sehingga, kita harus menemukan rumus kehidupan baru yang bisa menjadikan diri kita untuk bisa beradaptasi dalam kondisi saat ini.

Mengacu kepada visi STKIP Muhammadiyah Kuningan,lanjut Nanan, yakni Unggul dalam pendidikan, teknologi dan kewirausahaan yang berlandaskan nilai-nilai Islam. Maka, integrasi antara pendidikan, teknologi dan kewirausahaan menjadi sebuah kompetensi yang harus dimiliki oleh mahasiswa maupun lulusan STKIP Muhammadiyah Kuningan.

Kompetensi pedagogi merupakan kompetensi utama yang harus dimiliki oleh mahasiswa STKIP Muhammadiyah Kuningan. Sebagai perguruan tinggi yang konsen dalam pendidikan.

“STKIP Muhammadiyah Kuningan mendeklarasikan diri sebagai kampus pencetak para pendidik profesional di bidang TIK, bidang olahraga, bidang matematika, bidang PAUD, bidang bahasa dan sastra sunda dan bidang Guru SD. Masing-masing bidang tersebut dirancang dan dikembangkan menjadi keunggulan dalam bidang pendidikan,”ujar Nanan

Prestasi besar tahun ini telah diraih dan sedang dijalankan programnya adalah Hibah Program Pendidikan Jarak Jauh/PJJ untuk prodi PTIK, 2 Proposal Hibah Penelitian Kerjasama Perguruan Tinggi, bertambahnya 3 Doktor baru, 4 prodi mendapatkan Hibah program Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar Kampus Merdeka (PTIK, PMTK, PGPAUD, PGSD), 6 Proposal Hibah Penelitian Dasar Pemula, terpilihnya 12 mahasiswa untuk mengikuti program Kampus Mengajar Perintis di era Covid19, dan yang tidak kalah luar biasa lagi, kita akan menyelenggarakan hajat besar di tanggal 25 November ini yaitu 1st Kuningan International Conference dengan jumlah peserta yang terdaftar seluruh Indonesia telah mencapai 215.

Senada dengan Nanan, Kepala LLDIKTI Wilayah Jawa Barat Prof Uman Suherman dalam sambutanya mengatakan, STKIP Muhammadiyah merupakan salah satu kampus dengan tata kelola yang baik karena menurutnya Kampus STKIP Muhammadiyah Kuningan selalu Concern dalam bidang pendidikan, pendidikan menjadi unsur utama dalam kehidupan ini sampai kapanpun” Sebuah bangsa yang berkualitas tidak mungkin melebihi kualitas pendidikannya,”tuturnya

Dari 266 wisudawan STKIP Muhammadiyah sedikitnya ada 6 orang dengan mendapatkan predikat dengan lulusan terbaik yaitu Diana Septiani dari PGSD dengan IPK 3,86 , Edwin Ramadan dari PBSD dengan nilai IPK 3,77, Melawati dari PG Paud dengan nilai IPK 3,69, Ade Romdon Bachtiar dari PTIK dengan nilai IPK 3,68, Aas Muhaiminah dari PMTK dengan nilai IPK 3,86, Muhammad Khalid Yusup dari PJKR mendapat nilai IPK 3,76.

Salah seorang wisudawan berprestasi, Aas Muhaiminah mengatakan rasa bangganya karena telah menjadi bagian dari STKIP Muhammadiyah Kuningan,sekaligus ucapan terimakasih kepada civitas akademik STKIP Muhammadiyah yang telah membentuk dan membimbing dirinya, ia juga mengungkapkan bangga terhadap kedua orang tuanya yang telah menjadikanya seperti sekarang”Semoga ilmu yang kami dapatkan bisa bermanfaat,”kata Aas

Sementara itu, Pimpinan Majelis Pendidikan Tinggi Penelitian dan Pengembangan PP Muhammadiyahyang diwakili Prof Dr. Edy Suandi Hamid ia menuturkan sekaligus mengucapkan selamat kepada segenap Pimpinan dan Civitas Akademik STKIP Muhammadiyah yang telah sukses melakukan pengelolaan input dengan baik dari tahun ke tahun, bahkan tahun ini telah meluluskan sebanyak 266 sarjana, Edy juga menyampaikan rasa terima ksaih kepada orang tua wali yang sudah mengorbankan tenaga dan morilnya sehingga bisa mengantarkan putra dan putrinya menjadi lulusan terbaik STKIP Muhammadiyah.

“saya berpesan, gapailah ilmu sampai akhir hayat, toga wisuda hanya sebagai symbol saja, karena tantangan kehidupan nyata jauh lebih berat,”Pungkasnya.(Red)

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Check Also

Bersama Kodim 0615 Kuningan, Perwosi Gelar Gebyar Vaksin untuk Pelajar

Sebagai salah satu upaya untuk melakukan pencegahan penyebaran dan percepatan penanganan C…