Home Headline Deki Zaenal Mutaqin : Pemerintah Harus Perhatikan Kesejahteraan Guru Paud
Headline - Pendidikan - November 6, 2020

Deki Zaenal Mutaqin : Pemerintah Harus Perhatikan Kesejahteraan Guru Paud

Klikkuningan.com – Masalah perlindungan anak harus menjadi tanggung jawab kita bersama, termasuk bagaimana kita ikut berkontribusi dalam proses perjalanan kehidupan sehari-hari dimasyarakat, Dimana sudah tanggung jawab kita untuk melindungi kaum lemah dengan berbagai kondisi sekaligus memberikan solusi termasuk salah satunya terkait masalah perlindungan terhadap anak.

Hal tersebut dikatakan salah satu anggota DPRD Komisi 4 Fraksi Gerindra Deki Zaenal Mutaqin saat menghadiri seminar dan Lokakarya yang digelar Kelompok Masyarakat Peduli Perlindungan Anak Indonesia (KMPPAI) beberapa waktu lalu di Gedung Serbaguna Kuningan Islamic Center (KIC) Jalan lingkar Soekarno Hatta Kuningan.

Menurut Deki, persoalan perlindungan anak merupakan tanggung jawab kita bersama ,karena menurutnya pemerintah selaku penyelenggara pemerintahan tidak akan sanggup menangani persoalan- persoalan sosial yang ada dimasyarakat yang artinya harus ada tanggung jawab seluruh steakholder serta mayarakatnya itu sendiri.

Artinya lanjut deki, pemerintah memang berkewajiban memberikan rasa aman dimasyarakat termasuk anak anak, bahkan ada diundang undang yang cukup tinggi dimana disebutkan bahwa anak-anak terlantar dilindungi oleh negara, dimana perlindungan tersebut meliputi hak hidup, hak sehat mereka dan memang undang udang itu berlaku untuk seluruh masyarakat indonesia.

Selain membahas persoalan perlindungan anak, pada kesempatan kegiatan Semiloka tersebut anggota DPRD dapil tersebut sekaligus menyinggung persoalan kesejahteraan guru Paud, dimana menurut Deki, Guru paud merupakan garda terdepan yang terlibat langsung kaitan dengan dunia anak terutama didunia pendidikan, dimana menurutnya hal tersebut sekaligus menjadi acuan dasar bagaimana anak-anak bisa berkembang dan tumbuh dengan baik mempunyai karakter building yang kuat nanti kedepan merupakan jasa-jasa besar para guru Paud.

“Ada istilah dulu, bahwa profesi guru adalah ibarat pahlawan tanpa tanda jasa,hari ini terasa oleh para guru paud, bagaimana mereka berkontribusi meluangkan waktu mewakafkan pikiran menyisipkan tenaga untuk ikut mendidik tumbuh kembang anak, sementara fasilitas baik secara pribadi masing masing individu guru atau mungkin yaysan tertentu Paud ini belum seperti yang kita harapkan bersama,”kata Deki

Deki mengakui bahwa telah ada dukungan kesejahteraan untuk para guru Paud baik dari dana desa,bantuan dari dinas terkait, tapi menurutnya tidak cukup untuk menutupi biaya operasional dari pada regulasi disekolah tersebut, terlebih kaitan dengan honorarium yang jauh dari kata layak.

“Bayangkan upah yang mereka terima satu bulan hanya dihitungan berapa ratus ribu, padahal tugas mereka sungguh sangat mulia dan tidak mudah ,mohon maaf ya bukan maksud saya mendekriditkan sekolah atau institusi yang lain misalnya SD atau SMP, justru murid Paud ini kan masih anak anak yang butu perlakuan ekstra, ekstra sabar, harus tenang, harus benar benar memahami dan menguasai, sementara hari ini faktanya kita belum bisa memberikan sesuatu yang layak kepada para guru Paud.

“Mau tidak mau, pemerinntah harus mengakui hal itu karena kan mereka diluar struktur pemerintah atau swasta namun masalah kesejahteraan guru, merupakan tanggung jawab kita bersama karena Persoalan masa depan anak ini merupakan persoalan kita bersama,”tuturnya

Deki berharap kepada pemerinth, baik eksekutif maupun legislatif atau steakholder yang berwenang diwilayah itu, bisa ikut mendorong porsi anggaran supaya guru-guru Paud ini mendapatkan insentif atau minimal ada perhatian atau kebijakan anggaran

“saya pernah tanya kepada salah satu guru paud, ada ga sih insentif guat para guru ternyata dikabupaten kuningan tidak ada pa sementara dikota lain seperti tasik dan ciamis ada indramayu ada jadi mudah mudahan persoalan kesejahteraan uru paud harus segera mendapat perhatian dari pemerintah,”pungkasnya.(Red)

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Check Also

CSR IFG Bantu Cipasung, Desa Binaan STP Trisakti

Desa wisata Cipasung sedang dalam proses perkembangan untuk menjadi lebih baik dari awal d…