Home Headline Bupati Apresiasi Inovasi Produk Retur Tape Olahan STP Trisakti
Headline - News - October 4, 2020

Bupati Apresiasi Inovasi Produk Retur Tape Olahan STP Trisakti

Klikkuningan.com – Tape Ketan adalah salah satu makanan khas Kuningan yang terbuat dari bahan beras ketan yang dipermentasi dan dibungkus dengan daun jambu air, membuat tape ketan ini lain dari yang lain.
Salah satu sentra pembuat tape ketan adalah Desa Cibeureum Kecamatan Cibeureum Kabupaten Kuningan, sampai saat ini para Produsen Tape Ketan yang ada di desa tersebut belum memahami bagaimana mengelola limbah dari industri tape ketan menjadi produk olahan yang memiliki nilai ekonomis tinggi.
Atas kepercayaan yang diberikan oleh Bupati Kuningan, H. Acep Purnama, sekitar sebulan yang lalu STP Trisakti memulai program penelitian pemanfaatan Limbah Retur  tape ketan kuningan menjadi produk yang memiliki nilai ekonomis.
“ini menindaklanjuti program penelitian pemanfaatan limbah retur tape ketan kuningan menjadi produk yang memiliki nilai ekonomis yang dipercayakan oleh Bupati Kuningan H. Acep Purnama kepada STP Trisakti” Jelas Kepala Pusat Bisnis Kepariwisataan Sekolah Tinggi Pariwisata Trisakti, Novita Widyastuti S, saat melakukan presentasi hasil inovasi produk penelitian di depan Bupati Kuningan, H. Acep Purnama (03/10)
Presentasi produk yang dilakukan di Ruang Kerja Bupati Kuningan ini, mempresentasikan 15 macam produk telah diuji coba selama 10 hari sejak tanggal 21 September 2020 di Lab Kitchen STP Trisakti. Hadir mendampingi rombongan dari STP Trisakti ini, Kasi Kelembagaan dan Pengembangan SDM Pariwisata Disporapar Kabupaten Kuningan, Ritto Riswanto.
“Alhamdulillah, kami dari Tim Tape Ketan Inovator STP Trisakti, bersama saya Novita Widyastuti, SST., M.Si.Par, ibu Ira Mayasari, M.Gizi, dan bapak M. Syaltut Abduh, M.Par diterima oleh bapak Bupati untuk mempresentasikan produk penelitian,dalam uji Tim Tape Ketan Inovator dibantu oleh Pak Amin, Pak Said, Pak Nyanyang dan mahasiswa. ” Lanjut Novi
Novi menceritakan, selama sebulan usai berkunjung langsung ke Desa Cibeureum, Tim Tape Ketan Inovator STP Trisakti bekerja dengen keras dan semangat untuk mempersembahkan produk olahan yang memiliki nilai ekonomis tinggi dari Limbah Retur  tape ketan kuningan .
“Bayangkan, dari data yang kami miliki, selama pandemic ada yang returnya sampai 300 ember dari 1 brand, tentunya sangat disayangkan kalau hanya dibuang dan tidak dimanfaatkan untuk diolah produk olahan yang memiliki nilai ekonomis tinggi” Ujar Novi.
15 macam produk yang dipresntasikan dan telah diuji coba selama 10 hari sejak tanggal 21 September 2020 di Lab Kitchen STP Trisakti yang terdiri dari : Praline isi tape ketan, Cake tape ketan, Bolen isi tape ketan, Selai tape ketan, Dodol tape ketan, Putu ayu tape ketan, Gelato tape ketan, Jelly candy tape ketan, Puding tape ketan, Klepon tape ketan, Wedang tape ketan, Jelly tape ketan, Es tape ketan, Cendol tape ketan dan Kue mangkok tape ketan
“Semoga ilmu kami bisa bermanfaat buat masyarakat, ya Pak” Kata Novi kepada Bupati Kuningan
Menanggapi presentasi produk yang diakukan Tim Tape Ketan Inovator STP Trisakti, Bupati Kuningan H. Acep Purnama terlihat kagum dan sangat mengapresiasi kerja keras mereka dalam melakukan penelitian untuk menghasilkan produk olahan yang memiliki nilai ekonomis tinggi dari Limbah Retur  tape ketan kuningan.
“Ini dari Tape Retur?, ini tuh Coklat dalamnya tape?, ini kemasannya mahal ga?” Ujar Bupati saat mencicipi beberapa produk yang dipresentasikan.
Bupati berharap kepada STP Trisakti untuk bersedia mendampingi beberapa unit usaha di lingkup Pemkab Kuningan yang dapat dijadikan tempat training atau belajar mengelola usaha.
“Terimakasih atas penelitian yang dilakukan, semoga produk olahan dari Limbah Retur ini dapat dikembangkan dan bermanfaat bagi masyarakat, dan apa yang bisa dilakukan dan disinergikan dengan Pemda akan selalu kita dukung” Pungkas Bupati.(Red)

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Check Also

CSR IFG Bantu Cipasung, Desa Binaan STP Trisakti

Desa wisata Cipasung sedang dalam proses perkembangan untuk menjadi lebih baik dari awal d…