Home News Ketua DPRD Kuningan di Daulat Menjadi Peserta Pendidikan Lemhanas
News - August 24, 2020

Ketua DPRD Kuningan di Daulat Menjadi Peserta Pendidikan Lemhanas

Hibar.id- Ketua DPRD Kabupaten Kuningan Nuzul Rachdi didaulat menjadi salah satu peserta pendidikan di Lemhanas, Zul (panggilan akrab Nuzul Rachdi) mengaku sebagai ketua DPRD Kabupaten Kuningan dirinya mendapat undangan sekitar 3 (Tiga) minggu yang lalu dari Lemhanas untuk mengikuti pendidikan di Lemhanas.

Zul mengatakan setelah menyerahkan beberapa persyaratan diantaranya biodata dan lain sebagainya dirinya terpilih sebagai salah satu peserta pendidikan setelah melalui hasil verifikasi dari panitia di Lemhanas,.

“dari surat panggilan yang kami terima, yaitu satu hari yang lalu saya dan semua peserta itu diundang oleh Lemhanas untuk melaksanakan heregistrasi tanggal 27, Lemhanas sendiri akan dilaksanakan tanggal 1 September sampai dengan tanggal 28 Oktober, jadi kurang lebih dua bulan,”kata Zul. Senin (24/08/2020)

Kemudian, lanjut Zul, kalau diliat dari daftar panggilan , peserta yang dipanggil mengikuti pendidikan ada 39 sembilan orang yang terdiri dari 10 Provinsi, jawabarat sendiri hanya ada lima, dua diantaranya Pimpinan Dewan Provinsi Jawa Barat, sedangkan dari Ketua DPRD Kabupaten ada Tiga peserta, dimana dirinya didaulat menjadi salah satu dari perwakilan dari DPRD Kabupaten Kuningan, bahkan Zul mengaku dirinya sudah mendapatkan rekomendasi dari Bupati Kuningan untuk mengikuti pendidikan di Lemhanas.

Ditanya mengenai materi pendidikan yang akan dilaksanakan, Zul mengatakan,lemhanas merupakan sebuah lembaga non departemen yang tugasnya memberikan pendidikan pelatihan bagi kader-kader nasional dan bagi calon pemimpin baik regional maupun nasional yang merupakan tugas dari Lemhanas,

“untuk materi, sepintas yang saya tahu, itukan tentang ketahanan nasional, tentang NKRI, dan mungkin didalamnya ada intelegen dan lain sebagainya,intinya itu saja,karena dalam sejarah lemhanas ini kan awalnya didirikan tahun 1965 dimana tujuan utamanya untuk pertahanan bangsa, karena kan pertahanan bangsa tidak diartikan untuk militer saja,sipil juga ikut punya peran”, terang Zul

Sementara itu ditanya mengenai posisi pimpinan di DPRD selama dirinya mengikuti pendidikan zul menjelakan, sebagai sebuah lembaga sistem di DPRD sudah berjalan, sehingga jika pimpinan tidak hadir masih ada wakil pimpinan “sistemnya kan berjalan yang diatur oleh tata tertib, bahkan saya pun sudah meminta izin kepada partai baik DPC,DPD maupun DPP tapi tetap komunikasi berjalan lancar”,Pungkas Zul.(Tatang Budiman)

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Check Also

Sinergisitas TNI bersama Masyarakat, Wujudkan Pipanisasi di Desa Cipedes

Serbuan teritorial merupakan pola pembinaan untuk optimalisasi program yang telah dilaksan…