Home News STP Trisakti Gelar Bimtek Pengembangan Ekraf dan Tata Kelola Desa Wisata
News - August 12, 2020

STP Trisakti Gelar Bimtek Pengembangan Ekraf dan Tata Kelola Desa Wisata

Bertempat di Aula Pager Gunung Campsite Desa Wisata Cibuntu, Sekolah Tinggi Pariwisata (STP) Trisakti bekerja sama dengan Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Kuningan dan Pemdes Cibuntu menggelar Bimtek Pengembangan Ekonomi Kreatif dan Tata Kelola Desa Wisata di Kabupaten Kuningan tahun 2020.

Bimtek yang digelar selama dua hari ini, yang dimulai hari ini (11/8) sampai besok diikuti peserta dari beberapa desa di wilayah Kecamatan Pasawahan yaitu Desa Cibuntu, Desa kaduela, Desa Pasawahan, Desa Padabeunghar, Desa Paniis dan Desa Singkup.

Kepala Pusat Bisnis Kepariwisataan Sekolah Tinggi Pariwisata Trisakti, Novita Widyastuti S menjelaskan selain Cibuntu, kelima desa lainnya merupakan desa-desa yang akan dirintis menjadi desa wisata di Kabupaten Kuningan, masyarakatnya sudah siap dan mereka sudah memiliki nilai jual potensi di desa masing-masing, tinggal bagaimana mengemas hasil dari  desa menjadi atraksi wisata dan tinggal membangun fasilitas yang dibutuhkan wisatawan yang datang.

“Selama dua hari kita akan memberikan bimbingan teknis, untuk besok kita juga akan menggelar demo masak dan tata hidang, dan diakhir bimtek ini akan ada evaluasi pengembangan produk ekraf yang akan dihadiri oleh beberapa stakeholder yang berkaitan” Jelas Novita.

Menurut Novita,  materi bimtek untuk para peserta diantaranya tentang Character Building, Pelatihan Keuangan, Tata Graha dan Tata Hidang Homestay, penyusunan paket wisata, pelatihan penyajian masakan dan peralatan.

Sementara itu, Kadisporapar Toto Toharuddin yang mewakili Bupati untuk membuka kegiatan Bimtek ini dalam sambutannya menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada STP Trisakti Jakarta yang secara berkelanjutan terus memberikan pendampingan dalam pengembangan desa-desa wisata, banyak hal dan peristiwa besar yang telah dilakukan bersama untuk kepariwisataaan di Kabupaten Kuningan.

“hal ini merupakan komitmen penting dalam rangka mewujudkan misi kabupaten Kuningan yang makmur, agamis dan pinunjul berbasis desa hingga 2023. salah satu semangatnya adalah mewujudkan pembangunan kawasan pedesaan berbasis pertanian, wisata, budaya, dan potensi lokal untuk mempercepat pertumbuhan serta pemerataan ekonomi rakyat” Jelas Toto.

Toto memandang dengan memantapkan issue pengembangan desa wisata, secara langsung akan memperkuat munculnya potensi ekonomi kreatif yang menjadi trend dalam peningkatan perekonomian masyarakat. potensi dimaksud berakar dari nilai-nilai budaya setempat yang akan saling menunjang serta memperkuat  identitas lokal.

Diakhir sambutan, Toto berharap keinginan Kuningan sebagai Kabupaten Wisata tidak sekedar Lip Service dan dibutuhkan dukungan bersama untuk mewujudkan keinginan ini.

“Semua elemen harus bahu-membahu, untuk mewujudkan Kuningan sebagai Kabupaten Wisata, semuanya harus memiliki mindset wisata” Pungkas Toto

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Check Also

Terkait Insentif Nakes, Bupati Janjikan Akhir Bulan Ini Cair

Tenaga Kesehatan yang ada di Kabupaten Kuningan akhirnya dapat informasi yang menggembirak…