Home News Udin Kusnaedi : Kita Butuh Regenerasi Petani
News - July 12, 2020

Udin Kusnaedi : Kita Butuh Regenerasi Petani

Regenerasi petani sudah harus mendapat perhatian serius pemerintah, minimnya regenerasi petani akan bedampak pada produktifitas lahan dan berujung pada kesulitan mencapai swasembada pangan, hal tersebut dikatakan anggota Komisi II DPRD Kuningan sekaligus Ketua Dewan Pimpinan Daerah Partai Amanat Nasional (PAN) H Udin Kusnaedi.

Menurut Udin, sekarang kita sulit mencari petani dari kaum anak muda, dimana rata rata petani sudah diatas lima puluh tahun ke atas sehingga dari segi usia mungkin kurang produktif untuk mereka bekerja, ini juga yang harus diperhatikan pemerintah, bagaimana caranya kaum muda atau kaum milenial, untuk melakukan kegiatan dibidang tersebut, jangan sampai mereka malu turun kesawah, bertani itu tidak hanya di sawah bisa di pekarangan bisa dengan hidroponik banyak hal tinggal kemauan kita untk menciptakanya.

Sejauh ini, lanjut Udin, Pemerintah memang sangat, memperhatikan pelaku usaha baik di bidang pertanian, perikanan, peternakan, perkebunan bahkan bahkan UMKM, tetapi menurutnya anggaran yang diberikan pemerintah itu masih kurang atau minim, sehingga pihaknya dari komisi dua, meminta agar pemerintah memberikan stimulan atau anggaran yang besar kepada para petani untuk mereka diberikan bibit, pupuk serta kebutuhan-kebutuhan mereka, baik kepada peternak,perikanan maupun perkebunan.

“Dengan cara apa?yaitu dengan memberikan bibit-bibit, obat-obatan dan alat keperluan lainya karna itu murah tidak mahal, ketika itu sudah diberikan,maka secara otomatis biaya produlsi yang hari ini mahal itu akan terpangkas 40 sampai 50 persen sehingga para pelaku dibidang itu tidak dibebankan oleh biaya yang sangat tinggi,” kata Udin

Selain harus memberikan anggaran yang besar, pemerintah juga harus melakukan pengawasan dari pemerinth baik melalui penyuluh maupun melalui UPTD pertanian atau dinas terkait untuk sama-sama melakukan hal itu, agar kedepan ketahanan pangan bisa dipertahankan.

”Jadi kita tidak hanya bicara soal ketahahanan pangan, namun perlakuanya seperti apa,kalau kita berbicara tapi tidak menggelontorkan anggaran yang besar juga sulit terwujud, namun anggaran yang besasr tanpa ditunjang dengan pengawasan juga akan menghasilkan sesuatu yang tidak baik jadi harus semuanya berjalan juga,” kata Udin

Dalam hal tersebut pihaknya dari Fraksi Partai Amanat Nasional meminta kepemerintah untuk tersus melakukan uji kelayakan terhadap kelompok-kelompok tani, berikan mereka bantuan khusus nya para pelaku pertanian,peternakan dan lainya, serta gunakan fungsi pemerintah untuk melakukan fungsi pembinaan pengawasan dan pelatihan yang lebih baik.

“Jangan sampai setelah diberikan bantuan, dilepas begitu saja sehingga bantuan raib entah kemana, sekali lagi kami dari PAN, meminta kepada pemerintah untuk menambahkan anggaran yang sebesar-besarnya untuk dinas-dinas tersebut, karena sekarang yang kita hadapi adalah ketahanan pangan termasuk mengahadapi situasi dimasa pandemi seperti sekarang ini,”harapnya

Udin menambahkan,menurutnya, semakin banyak masyarakat bertambah, semakin banyak kebutuhan pangan yang harus kita produksi, tetapi kalau kita sebagai penonton dan hanya jadi wacana-wacana saja mau bagaimana ini kondisi yang akan terjadi khususnya di Kabupaten Kuningan, jangan sampai ketika para petani kita sudah tidak merasa dihargai sehingga mereka malas bertani, siapa nanti yang akan menjadi pelaku usaha dibidang pangan dan itu merupakan suatu yang berbahaya, yang dikahawatirkan kita akan menjadi bangsa yang konsumen, kenapa demikikian? Karena masyarakat untuk melakukan perbuatan itu sudah tidak mau atau malas sementara kebutuhan hidup tidak bisa ditahan.

“Semua manusia butuh makan, bahakan setiap hari makan, sehingga kebutuhan produksi pangan setiap waktu terus bertambah,jadi jangan sampai manfaat ini diambil alih oleh para pengusaha yang notaben mereka adalah pemodal besar, kalau masyarakat sudah malas di bidang petanian perikanan dan perkebunan ya sudah mungkin untuk makan saja kita harus impor” imbuhnya. (Tatang)

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Check Also

Tiga Hari Lagi Insentif Nakes Cair

Pemerintah Daerah Kabupaten Kuningan hari Senin nanti (02/8) akan segera mencairkan tiga b…