Home Headline Disporapar dan Disdikbud Kolaborasi dukung Pelaku Seni Budaya dan Ekraf
Headline - News - March 10, 2020

Disporapar dan Disdikbud Kolaborasi dukung Pelaku Seni Budaya dan Ekraf

Klikkuningan.com – Seperti diketahui beberapa tahun yang lalu Kabupaten Kuningan sudah dideklarasikan sebagai Kabupaten Angklung. Deklarasi Kuningan Sebagai Kabupaten Angklung saat itu didasari atas keinginan besar untuk mengangkat potensi budaya yang dimiliki Kabupaten Kuningan.

Dari Kuningan lahir karya seni phenomenal yang telah mendunia yakni seni angklung, masyarakat Kabupaten Kuningan harus merasa bangga bahwa Kabupaten Kuningan pernah mengukir sejarah lahirnya seni angklung.

Sekitar dua Minggu yang lalu, Bupati Kuningan H Acep Purnama saat diwawancara usai menghadiri Kunjungan Deputi Gubernur Bank Indonesia di Desa Wisata Kopi Cibeureum menyampaikan dukungannya kepada Para Pelaku Seni khususnya Pengrajin Angklung agar hasil produksi angklungnya dapat masuk kesekolah-sekolah yang ada di Kabupaten Kuningan.

“Kita khan sudah mencanangkan Kuningan sebagai Kabupaten Angklung, maka dari itu angklung ini harus bisa hidup dan semarak, sehubungan penciptanya juga asli orang  Kuningan Pak Daeng Sutigna itu, nanti harus ditunjang oleh para pengguna Angklung dalam hal ini anak-anak sekolah” Jelas Acep.

Untuk itu, Bupati akan mewajibkan setiap sekolah agar memiliki perangkat angklung, nantinya setiap siswa akan belajar bermain angklung dan akan ada perlombaan angklung antar sekolah.

Menindaklanjuti hal tersebut, Seksi Pengembangan Ekonomi Kreatif pada Bidang Pemasaran Disporapar bersama Seksi Kelembagaan dan Sarana Prasarana

Kebudayaan pada Bidang Kebudayaan Disdikbud Kabupaten Kuningan akan berkolaborasi untuk mewujudkannya.

“Para pengrajin angklung juga termasuk pelaku ekonomi kreatif, nanti kita bantu pemasarannya, bersama Disdikbud kita akan kolaborasi agar produk ekonomi kreatif dari para pengrajin angklung di Kuningan dapat masuk ke sekolah-sekolah” Ujar Kabid Pemasaran Disporapar Kabupaten Kuningan, Teti Sukmawati.

Diharapkan dengan dukungan nyata seperti ini, dapat membantu para pengrajin anglung untuk lebih berkembang, selain sebagai perwujudan Kuningan sebagai Kabupaten Angklung, hal ini juga untuk meningkatkan perekonomian dan penguatan ekonomi kreatif.

Kasie Pengembangan Ekonomi Kreatif pada Bidang Pemasaran Disporapar, Sri Mulyati menjelaskan dengan kolaborsi ini nantinya diharapkan agenda kebudayaan akan sinergi dengan ekonomi kreatif.

“Jumlah SD di Kuningan sekitar 600 lebih, setelah SD kita akan coba ke desa-desa” Jelas Sri Mulyati.

Sementara itu, Kasie Kelembagaan dan Sarana Prasarana
Kebudayaan Disdikbud Kabupaten Kuningan, Didin Rasidin berharap dengan kolaborasi ini akan terbangun kerjasama lintas instansi yang bertujuan untuk membangun para pelaku Seni Budaya dan Ekraf di Kabupaten Kuningan

“Kita akan beri kesempatan para pengrajin untuk bersaing dari sisi kualitas” Pungkasnya.(Red)

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Check Also

CSR IFG Bantu Cipasung, Desa Binaan STP Trisakti

Desa wisata Cipasung sedang dalam proses perkembangan untuk menjadi lebih baik dari awal d…