Home Headline Pemkab Berikan Kuningan Award untuk 3 Tokoh Inspirator
Headline - News - September 2, 2019

Pemkab Berikan Kuningan Award untuk 3 Tokoh Inspirator

Kuningan,- DPRD Kabupaten Kuningan menggelar Sidang Paripurna Istimewa dalam rangka Hari Jadi Kabupaten Kuningan ke-521, Minggu (1/9/2019). Rapat Paripuprna tersebut dibuka langsung oleh Ketua DPRD Kabupaten Kuningan Rana Suparman.
Pada Kesempatan tersebut hadir Ketua Komisi Yudisial Republik Indonesia Jaja Ahmad Jayus yang juga pituin Kuningan yang berasal dari Kecamatan Cilimus, Kepala Biro Pemerintahan Provinsi Jawa Barat  H. Dani Ramdan, Wakil Bupati Kuningan H. M. Ridho Suganda, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kabupaten Kuningan, Anggota DPRD Kabupaten Kuningan, Sekretaris Daerah Dian Rachmat Yanuar serta seluruh tamu undangan lainnya.
Bupati Kuningan Acep purnama dalam sambutannya menyampaikan Selamat Hari Jadi Kabupaten Kuningan ke-521, menurutnya peringatan hari jadi ini sangat terasa istimewa sekali karena bertepatan dengan Tahun Baru Islam 1 Muharam 1441 H.
“Keberadaan hari jadi ini memiliki arti yang sangat penting bagi seluruh masyarakat di suatu daerah unt uk memantapkan jati diri sebagai landasan yang bergerak dan memantapkan langkah kita kedepan untuk menatap masa depan yang lebih baik” Kata Bupati.
Dalam Sidang Paripurna Istimewa ini, Pemda Kuningan memberikan penghargaan Kuningan Award kepada  3 orang tokoh masyarakat yang selama ini memiliki dedikasi tinggi dan layak menjadi inspirator dibidangnya, Kuningan Award diberikan kepada Kades Cibuntu Kecamatan Pasawahan H Awam, mantan Ketua KONI Kuningan Didi Sutradi dan yang terakhir Eko Caska Supir Beco TPSA.
Bupati Kuningan menyampaikan rasa bangganya atas kiprah dan dedikasi para penerima penghargaan Kuningan Award, Bupati berpesan agar mereka tetap berkarya dalam bidangnya masing-masing untuk mendukung visi Kuningan Maju berbasis desa.
Dalam bidang Wisata, Desa Cibuntu merupakan salah satu desa wisata terbaik di Jawa Barat yang meraih penghargaan tingkat nasional. Cibuntu juga dinobatkan menjadi desa wisata terbaik urutan lima tingkat ASEAN pada 2016 untuk bidang homestay. Cibuntu juga terpilih sebagai desa wisata terbaik peringkat dua di Indonesia dalam ajang Community Based Tourism (CBT) Kementerian Pariwisata Indonesia.
H. Awam adalah seorang Kepala Desa yang memiliki kecintaan pada lingkungan dan seni budaya sehingga desanya menjadi desa wisata yang terkenal, Abah Kuwu demikian biasa dirinya dipanggil mampu memadukan pelestarian seni budaya, kondisi alam, dan kehidupan masyarakatnya sebagai kearifan lokal untuk menjadi daya tarik bagi para pengunjung desanya
Dalam bidang Olahraga, Kuningan memiliki prestasi tidak hanya di tingkat Porda, ditingkat Nasional yakni PON 2012 dan 2016 bisa meraih sebanyak 6 emas, ditambah 3 medali emas beregu dan ditingkat internasional pun berhasil mengantarkan atlet Kuningan mengikuti Sea Game 2017 di malaysia, dan berhasil meraih emas dicabang atletik nomor tolak peluru, kemudian kejuaran Dunia Atletik di London tahun 2017, dan kejuaraan Asian Game 2018 di Jakarta.
H Didi Sutardi adalah Mantan penjabat Bina Marga Kuningan yang memiliki semangat besar untuk Kuningan dalambidang olahraga dari tahun 1991 sampai 2018. Didi memulai kiprah sebagi Ketua Umum Persatuan Atletik Seluruh Indonesia sampai menjadi Ketua KONI Kuninga dua peridoe, dan dalam periode kepemimpinannya  KONI dan para atlet yang sudah mengantarkan perolehan medali emas di Porda tahun 2010, 2014, dan 2018 sebanyak 39 emas.
Dalam Bidang Kebersihan Lingkungan, Kuningan Award terakhir diberikan kepada Eko Caska seorang Supir Beco TPSA. Meski harus berhadapan dengan tumpukan sampah, ia tetap bersabar dan iklas dalan menjalani tugas sebagai supir beco.  Ayah dari 2 anak ini sangatlah wajar jika ia menyandangkan predikat sebagai pahlawan kebersihan kepadanya
Dibawah terik matahari disertai bau yang menyengat dari tumpukan sampah yang tertiup angin, menyesakan dada dari tempat pembuangan sampah akhir. TPSA itu  berlokasi di sebuah bukit Desa Ciniru Kecamatan Jalaksana yang datang dari berbagai daerah. Tumpukan sampah bagi aparatur sipil negara ini seakan menjadi santapan pagi hingga petang yang dijalaninya sejak 19 tahun silam.(Beng)

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Check Also

Inilah Para Pemenang Lomba Menulis Untuk Cibuntu

Klikkuningan.com – Sudah sekitar sebulan yang lalu Desa Wisata Cibuntu menggelar lom…