Home Headline Sudah Ga Jaman, Masyarakat Hanya Sekedar Subjek di Dunia Pariwisata
Headline - Opini - Wisata - February 7, 2018

Sudah Ga Jaman, Masyarakat Hanya Sekedar Subjek di Dunia Pariwisata

Klikkuningan.com – Sebagai salah satu pihak yang ikut berperan sebagai “Bidan” dalam proses terbentuknya Desa Wisata Cibuntu, tentunya Sekolah Tinggi Pariwisata Trisakti sangat bangga melihat desa yang dulu menjadi desa binaan mereka menjelma menjadi desa wisata yang cukup dikenal baik nasional maupun internasional. Cibuntu, sebagai Desa Wisata di Kabupaten Kuningan yang telah banyak mendapatkan penghargaan baik di tingkat Kabupaten, Nasional maupun Internasional.
Dalam acara Strategi Employee Gathering di Desa Wisata Cibuntu yang diadakan Yayasan Trisakti, Penulis menyempatkan ngobrol santai tentang desa wisata Cibuntu dan dunia Pariwisata pada umumnya dengan Ibu Nurima Rahmitasari salah satu Dosen di Sekolah Tinggi Pariwisata Trisakti, yang sejak sekitar tahun 2011 ikut dari awal membina dan membentuk desa Cibuntu menjadi desa Wisata seperti sekarang ini.
“Bagi kami, Cibuntu adalah rumah kedua tempat yang kami jadikan Laboratorium ‘Kearifan Lokal’ ” Nurima Rahmitasari mengawali obrolan.
“Ini adalah implementasi dari Sekolah Tinggi Pariwisata Trisakti terhadap Tri Dharma Perguruan Tinggi. Pendidikan, Penelitian dan Pengembangan, Pengabdian pada masyarakat”
Upacara Penyambutan Tamu di desa Wisata Cibuntu
“Dalam mengembangkan dan membangun wisata desa, sudah tidak jaman lagi masyarakat desa hanya dijadikan Subyek. Kita sibuk mencari investor, kemudian ketika dunia wisata berkembang hanya investornya yang kaya dan merasakan manfaatnya, sedangkan masyarakat malah tidak dapat keuntungan sama sekali lebih parah malah tersingkirkan” Sambung bu Dosen.
Ketika ditanyakan kesulitan apa yang dirasakan ketika awal-awal datang untuk membina desa Cibuntu, Nurima Rahmitasari menjelaskan ” Tentunya untuk menyatukan persepsi yang sama dari seluruh masyarakat desa, pemuka-pemuka adat, tokoh masyarakat tidaklah mudah, kita sedikit demi sedikit melalui pendekatan menyatukan persepsi tersebut”
“Hal-hal yang pernah ada di desa ini dan sudah menghilang kita coba gali lagi sebagai kekayaan desa ini. Apalagi dari sisi potensi alam, sejarah, kuliner, masyarakatnya, desa Cibuntu emang sungguh luar biasa”
“Dan yang paling penting, kita sangat berterima kasih atas dukungan yang luar biasa dari Kepala Desa, Tokoh Masyarakat, Pemangku Adat. Tanpa dukungan mereka akan sulit mengembangkan sebuah desa menjadi desa berbasis wisata” Nurima Rahmitasari mengakhiri obrolannya.
Terima kasih buat Sekolah Tinggi Pariwisata Trisakti, desa Wisata Cibuntu tidak hanya membanggakan penduduk desanya, tapi sudah menjadi kebanggan masyarakat Kuningan dan Nasional.

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Check Also

Tiga Hari Lagi Insentif Nakes Cair

Pemerintah Daerah Kabupaten Kuningan hari Senin nanti (02/8) akan segera mencairkan tiga b…