Wisata

Selain spot wisata menarik, Kuningan juga menyimpan sebuah cerita dari zaman purbakala. Lintasan kehidupan manusia prasejarah di zaman megalitikum bisa kita kunjungi sebagai tempat wisata menarik serta bahan edukasi yang mendidik. Taman bercorak megalitikum yang terletak di Kelurahan Cipari, Kecamatan

Tahu lamping (atau dikenal juga sebagai tahu kopeci) adalah tahu asli Kuningan. Kuliner khas Kuningan yang satu ini konon lebih lezat daripada tahu sumedang. Tahu lamping ini memiliki bagian dalam yang padat dan halus. Rasanya gurih. Adapun pemberian nama ‘lamping’

Ketempling

Ketempling adalah camilan khas Kuningan sejenig gemblong yang terbuat dari bahan dasar singkong. Ketempling ini memiliki bentuk bulat kembung dan kosong di bagian tengahnya. Rasanya yang gurih dan teksturnya yang renyah menjadikan ketempling sebagai teman yang pas untuk menyantap bakso,

Nasi kasreng

Bagi masyarakat Kuningan khususnya yang berada di daerah Luragung, nasi kasreng merupakan salah satu hidangan favorit yang murah meriah. Nasi kasreng ini merupakan nasi yang dibungkus seperti nasi kucing dan disantap dengan aneka lauk-pauk. Lauk pauknya antara lain adalah: goreng

Kawin Cai

Upacara Adat Kawin Cai merupakan tradisi masyarakat Desa Babakanmulya Kecamatan Jalakasana Kabupaten Kuningan untuk memohon air/turun hujan untuk mengairi lahan pertaniannya serta kebutuhan hidup lainnya, dilaksanakan apabila terjadi kemarau panjang atau sangat sulit untuk mendapat air antar bulan September, dengan

Rujak kangkung

Salah satu kuliner khas Kuningan yang cukup unik adalah rujak kangkung. Jika biasanya yang dirujak adalah buah-buahan, maka ini yang dirujak adalah kangkung. Daun kangkung yang direbus dinikmati dengan bumbu rujak. Bumbu rujaknya menggunakan campuran gula merah, terasi, tomat merah,

Hucap

Hucap adalah singkatan dari tahu kecap. Hucap merupakan kuliner khas Kuningan yang penyajiannya mirip dengan ketoprak atau kupat tahu. Bahan-bahan yang digunakan dalam seporsi hucap antara lain adalah tahu goreng, bumbu kecap, kuah kacang, dan kupat. Hucap yang dinikmati dengan

Bangunan bersejarah di Indonesia yang berlokasi di Desa Linggajati, Kecamatan Cilimus, Kabupaten Kuningan. Di mana letak gedung ini tepat di kaki Gunung Ciremai bagian tenggara, ke arah Utara dari kota kuningan atau kearah selatan dari kota Cirebon. Pada zaman pendudukan