KlikKuningan – Penghasilan PNS di lingkungan Pemkab Kuningan tahun 2019 ini akan bertambah. Hal ini dikarenakan Pemkab Kuningan telah menganggarkan Tunjangan Tambahan Penghasilan (TPP) , yang besarannya tercantum dalam Lampiran Keputusan Bupati Kuningan Nomor : 910/KPTS  671 BPKAD/2018 tertanggal 31 Desember 2018 tentang Besaran Tambahan Penghasilan Pegawai Negeri Sipil di Lingkungan Pemkab Kuningan.

Kepala BPKAD Kuningan, Drs. Apang Suparman, M.Si  menjelaskan bahwa di tahun 2019 ini seluruh PNS di Lingkungan Pemkab Kuningan akan mendapatkan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP).

“Tahun 2019 ini semua PNS mendapatkan TPP, namun TPP Kuningan belum berbasis analisis beban kerja karena kemampuan keuangannya masih kecil, jadi masih dalam tataran kebijakan saja sementara ini. Dikonsep dengan Tim, ada TAPD, Bupati dan Dewan dibahas..jadi angka yang sekarang juga itu hasil pembahasan bersama” Kepala BPKAD menjelaskan.

“Nanti 2020, setelah Kuningan sudah tidak punya hutang BPJS dan keuangan daerah sudah stabil..Insya Allah nanti akan berbasis analisis beban kerja…Oh Sekda pantesnya segini..Kepala BPKAD segini, itu nanti ada hitungannya…Kalau sekarang kebijakan saja, mampunya baru segitu” Lanjut Apang Suparman

Tunjangan Penghasilan Pegawai (TPP) ini adalah merupakan rekomendasi dari KPK agar PNS tidak lagi mencari uang yang bukan kewenangannya. TPP berfungsi untuk meningkatkan kinerja para PNS di Lingkungan Pemkab Kuningan.

“TPP ini rekomendasi dari KPK, Kuningan baru bisa menganggarkan sekarang. Jadi sekarang dalam kegiatan sudah tidak ada lagi honor. Contoh misalnya kegiatan Jalan Ciniru-Subang, semua dana itu untuk fisik semua, tidak lagi boleh ada biaya umum untuk honor..seperti honor Perencana teknis..Honor PPK..sekarang tidak boleh..itu murni untuk fisik” Ujar Apang SuparmanDibandingkan dengan daerah lain, Kuningan terhitung terlambat dalam pemberian TPP.  Daerah lain sudah beberapa tahun yang lalu memberikan TPP kepada PNS nya.

“Ini Rekomendasi KPK, karena kemampuan keuangan daerah yang minim..Kuningan untuk TPP ini sebenarnya terlambat kalau dibandingkan daerah lain. Temuannya khan waktu tahun 2015 Kuningan belum menganggarkan Tunjangan Perbaikan Penghasilan Pegawai, masih ada honor kegiatan. KPK berpendapat bahwa honor itu berpotensi untuk direkayasa”.

Lebih lanjut, Kepala BPKAD Kuningan, Drs. Apang Suparman, M.Si  berpesan kepada PNS di Lingkungan Pemkab Kuningan agar selalu berbesar hati terkait jumlah TPP yang masih kecil.”Jadi dengan kesadaran tinggi, terima aja dulu yang penting Kuningan itu sudah menganggarkan TPP…Sekali lagi APBD kita baru sanggupnya segitu, Bupati sering berpesan saatnya diterima dulu dengan kebesaran hati..nanti 2020 akan diperbaiki” Pesan Apang.

“Kuningan itu hitungannya kecil, daerah lain bisa 2-3 kali lebih besar..malah dengan TPP ini untuk Bupati dan Wakil Bupati mah tidak dapat loh” Pungkas Apang. (Beng)