KlikKuningan – Alunan musik organ dangdut terdengar mengalun merdu di salah satu tempat hajatan di desa Garajati Ciwaru yang dimainkan oleh seorang wanita cantik. Dialah  Lela Nurlaela, pimpinan  grup SHELLA NADA ENTERTAINMENT yang juga merangkap player
Wanita yang tinggal di desa Sangkanhurip kec Cigandamekar kelahiran Kuningan 42 tahun yang lalu ini, ternyata juga seorang Calon Legislatif untuk DPRD Kabupaten Kuningan dengan no urut 1 dari Partai Perindo dari Dapil 2 yang meliputi 8 Kecamatan, yaitu kecamatan Jalaksana, Kramatmulya, Cilimus, Japara, Cigandamekar, Mandirancan, Pasawahan, dan Pancalang.
Menariknya, walaupun jadi Caleg, Lela Nurlaela tetap selalu menerima job manggung yang mengalir datang.Lela mengatakan dengan tetap manggung, dirinya juga bisa bersilaturahmi dan bersosialisasi dengan calon pemilihnya.
“Jangn pernh menolak rejeki dari job manggung, bekerja dan sosialisasi..tidak mengeluarkan biaya, tapi malah dapat rejeki sambil menghibur masyarakat yang hadir “Ujar Ibu dari  Dekka Arsyifariz Wiranatha (19 thn) dan Marshella Rizky Nurhaliza (11 thn)ini.
Bagi Lela Nurlaela, suatu kebanggaan bisa hadir untuk menghibur masyarakat. Anak terakhir dari 6 bersaudara ini merasa bahwa dunia panggung adalah dunia yang telah membesarkannya, oleh karenanya lela begitu mencintai pekerjaannya menjadi seorang seniman/entertainment.
Saat ditanyakan alasannya memilih terjun ke dunia politik dengan menjadi Caleg, Lela Nurlaela menjelaskan bahwa semua ini atas dorongan hati nurani dan dukungan dari  rekan-rekan terdekat.
“Ini dorongan dari orang-orang terdekat, saya ingin menjadi pelayan masyarakat yang amanah, serta ingin membesarkan/menjembatani sesama entertainment, baik dari kesejahteraan” Kata Lela
“Aspirasi dan keinginan orang-orang entertainment saat ini masih dipandang sebelah mata, untuk itu saya siap menjadi wakil mereka yang amanah” Lanjut Lela Nurlaela
Menurut Lela, jadi seniman khususnya dunia entertainment sangat banyak sekali suka dan dukanya. Banyak sekali penyanyi dan pemusik yang berbakat yang berasal dari Kuningan yang masih kesulitan secara ekonomi.
“Kawan-kawan kalau mau kredit kendaraan/rumah selalu dipersulit, bahkan tidak di acc. Profesi mereka mungkin dianggap tidak layak untuk diberi kredit. Banyak yang lebih bangga dengan seniman dari luar Kuningan, walaupun bayarannya mahal. Kalau entertainment lokal Kuningan, bayaran 3 juta untuk satu grup musik aja kadang masih ditawar”
“Doakan saya sukses terpilih jadi Angota DPRD Kabupaten Kuningan, Insya Allah saya akan amanah dan memperjuangkan aspirasi dari teman-teman yang satu profesi” Pungkas Lela. (Beng).