KlikKuningan – Desa wisata merupakan sebuah bentuk penyesuaian antara akomodasi, atraksi dan fasilitas yang mendukung untuk disajikan pada suatu struktur yang menyatu pada kehidupan masyarakat.
Kunci keberhasilan sebuah desa menjadi desa wisata tentunya juga harus didukung dengan konsep yang baik pula. Kuningan sebagai sebuah kabupaten yang memiliki banyak daya tarik wisata tentunya harus dapat memanfaatkan peluang besar ini.
Sektor pariwisata akan menyebabkan perekonomian masyarakat lokal menggeliat dan menjadi stimulus berinvestasi dan menyebabkan sektor keuangan bertumbuh seiring bertumbuhnya sektor ekonomi lainnya
Untuk itu, Kuningan memiliki Visi untuk 5 tahun ke depan yaitu menciptakan 25 desa wisata yang diharapkan didalamnya terdapat juga pemberdayaan masyarakat desa. Kuningan sendiri sudah memiliki sebuah desa wisata yang sudah cukup terkenal baik tingkat nasional maupun internasional, yaitu desa wisata Cibuntu.
Kepala Desa Cibuntu, H. Awam mengatakan, Sapta Pesona adalah salah satu kunci untuk menjaga desa wisata Cibuntu agar selalu dikunjungi wisatawan.
“Kuncinya adalah kita semua yang ada di desa wisata CIbuntu selalu menerapkan Sapta Pesona dalam kehidupan sehari-hari. Sapta Pesona itu meliputi aman, tertib, bersih, sejuk, indah, ramah, dan kenangan,” ujarnya 
Sapta Pesona seperti yang kita ketahui adalah sebuah program yang dikampanyekan saat Visit Indonesia Year 1991, hasil yang memuaskan terbukti dengan terlampuinya target kunjungan wisata dengan penerapan Sapta Pesona
H. Awam menjelaskan, para penggiat wisata terutama masyarakat yang tinggal di sebuah desa wisata harus menerapkan Sapta Pesona agar wisatawan betah untuk berkunjung.
“Kita berharap masyarakat bisa memahami itu, sehingga wisatawan lokal maupun mancanegara bisa datang berkunjung,” tambah H. Awam.
Cibuntu bisa dijadikan contoh nyata keberhasilan desa wisata yang dapat dijadikan rujukan bagi desa-desa lainnya di Kuningan yang akan menjadi desa wisata, karena selama ini banyak sekali desa-desa dari berbagai daerah di Indonesia yang studi banding untuk belajar mengelola sebuah desa wisata. 
“ Cibuntu memiliki kelebihan yang harus jadi modal dasar sebuah desa wisata, yaitu warganya yang sudah sadar wisata. Ya mungkin karena Cibuntu adalah desa kecil dengan jumlah penduduk yang hanya 1000 an lebih” Lanjut H. Awam
“Pemberdayaan masyarakat itu juga wajib, agar masyarakat selalu merasa ikut memiliki. Kearifan lokal harus selalu dijaga, pokoknya wisata harus dapat dirasakan manfaatnya oleh seluruh masyarakat”
“Walaupun harus tetap sabar dan ikhlas karena mungkin apa yang sudah kita lakukan , belum bisa memuaskan semua warga desa. Kepala desa beserta aparat desa Cibuntu akan selalu berupaya agar konsep Desa Wisata Cibuntu bermanfaat bagi masyarakat desanya ” Pungkas H. Awam. (Beng)