KlikKuningan – Pasti kita pernah mendengar Desa Wisata Cibuntu, salah satu desa wisata yang memiliki keunikan dan daya tarik yang sudah terkenal baik nasional maupun internasional. Desa wisata Cibuntu terletak di Wilayah Kecamatan Pasawahan. Ternyata destinasi wisata unggulan di wilayah Kecamatan Pasawahan tidak hanya Cibuntu, hampir setiap desa di wilayah Kecamatan Pasawahan memiliki potensi wisata yang luar biasa.
Kecamatan Pasawahan adalah salah satu kecamatan di Kabupaten Kuningan yang banyak memiliki destinasi wisata andalan, tak pelak lagi setiap musim liburan seperti halnya libur tahun baru ini, wilayah kecamatan Pasawahan dikunjungi ribuan wisatawan. Semua destinasi wisata padat dengan pengunjung, tempat-tempat kuliner ramai dan jalanan macet setiap waktunya liburan
Camat Pasawahan, Eko Yuyud Mahendra,AP.MSi saat ditemui menyampaikan akan mewujudkan wilayahnya sebagai kecamatan wisata di kabupaten Kuningan
“Banyak sekali destinasi wisata yang berada di wilayah Kecamatan Pasawahan, seperti halnya desa wisata Cibuntu, Mata air Cipaniis, 1001 Tangga di Singkup, bukit 1000 bintang, beberapa telaga yang cukup indah dll” Camat menjelaskan potensi yang ada di wilayahnya.
Selain destinasi wisata, Pasawahan juga dikenal sebagai tempat Kuliner khususnya Ikan Bakar. 
” Untuk kuliner, banyak sekali tempat makan yang nyaman dan representatif di Pasawahan. Saya tadi lewat Cimara sampai Telaga Remis, semua tempat bakar ikan rameh dengan pengunjung. Luar biasa” Lanjut Eko
Menurut Eko, Kecamatan Pasawahan yang memiliki 10 desa, masyarakatnya harus bisa mengandalkan dan mengambil manfaat atas karunia yang diberikan oleh Allah SWT khususnya dikarunia dengan destinasi alam yang luar biasa.
“Pokoknya bicara potensi wisata di kecamatan Pasawahan sangat prospektif dan luar biasa. Pariwisata merupakan¬† kegiatan yang secara langsung maupun tidak menyentuh dan melibatkan masyarakat, sehingga terdapat timbal balik antara masyarakat dan pariwisata” Ujar Eko
“Pariwisata harus menjadi energi yang cukup besar yang mampu membuat masyarakat setempat mengalami perubahan dalam berbagai aspek dalam kehidupan mereka. Dunia wisata harus bisa bermanfaat untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat” Pungkas Eko.(Beng/FC/Job)