Solusi Bagi UMKM di Indonesia, HIPPI Apps Segera Diluncurkan
December 16, 2018
0 comments
Share

Solusi Bagi UMKM di Indonesia, HIPPI Apps Segera Diluncurkan

Jakarta – Dewan Pimpinan Cabang Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (DPC-HIPPI) Jakarta Pusat segera luncurkan aplikasi bagi para pelaku UMKM di Indonesia. Aplikasi berbasis android ini menurut Ketua HIPPI Jakarta Pusat, Aldy Prastianto diklaim sebagai aplikasi yang mampu memberikan berbagai peluang kepada para pelaku UMKM dalam mengembangkan usahanya di era Revolusi Industri 4.0 dan masyarakat ekonomi ASEAN ke depan.

“HIPPI Apps ini diciptakan untuk menunjang para pelaku UMKM dalam mengembangkan usahanya, terutama dalam menghadapi Revolusi Industri 4.0 dan Masyarakat Ekonomi Asean di tahun 2020 mendatang,” ujar Aldy kepada portal berita ini, Sabtu (15/12/2018).

Seperti halnya aplikasi yang kini telah banyak beredar, HIPPI apps ini dapat digunakan untuk berbagai transaksi elektronik seperti pembelian pulsa, token listrik, pemesanan tiket kereta, pemesanan tiket pesawat, pembayaran tagihan listrik, pembayaran tagihan air, pembayaran BPJS dan berbagai transaksi elektronik lainnya.

Namun, berbeda dengan aplikasi sejenis yang telah lebih dulu diluncurkan oleh berbagai platform aplikasi yang ada di Indonesia, HIPPI Apps ini juga diklaim dapat membuka akses pasar yang seluas-luasnya bagi para pelaku UMKM untuk memasarkan produknya karena HIPPI Apps ini juga memiliki fitur e-commerce yang dapat menjadi wadah penampung bagi berbagai produk UMKM.

Selain memiliki fitur e-commerce, keunggulan lain HIPPI Apps ini adalah adanya akses permodalan di luar perbankan serta informasi peluang bisnis yang disediakan dan bisa dimanfaatkan oleh pelaku UMKM pengguna aplikasi terutama member HIPPI yang telah terdaftar. Akses permodalan serta peluang bisnis ini berisi daftar pemodal (founder) yang merupakan mitra HIPPI yang siap memberikan bantuan permodalan kepada para UMKM dengan sistem tersendiri diluar perbankan.

“Kelebihan HIPPI Apps ini selain memiliki fitur e-commerce yang mampu menjadi wadah bagi para UMKM dalam memasarkan produknya, juga memiliki fitur yang memberikan akses permodalan dari para Founder yang merupakan mitra HIPPI, juga berbagai informasi peluang bisnis terkini yang ada di Indonesia,” tutur Aldy.

Aldy sendiri mengungkapkan bahwa pihaknya meluncurkan aplikasi ini selain untuk mendorong masyarakat agar dapat berdagang, juga melihat kenyataan bahwa dalam menghadapi Revolusi Industri 4.0 serta Masyarakat Ekonomi Asean di tahun 2020 mendatang baru 3,74% dari 60 juta pelaku UMKM di Indonesia yang sudah memanfaatkan digitalisasi dalam memasarkan produknya.

“Baru 3,74% dari 60 juta UMKM di Indonesia yang menggunakan digitalisasi sistem dalam memasarkan produknya sehingga kita terdorong untuk membuat dan meluncurkan aplikasi ini agar dalam menghadapi Revolusi Industri 4.0 dan Masyarakat Ekonomi Asean di tahun 2020 kita tidak hanya sebagai penonton tetapi sebagai pelaku,” ungkapnya.

Pengusaha muda kelahiran Kabupaten Kuningan ini juga mengatakan bahwa beberapa perusahaan telah bekerjasama dengannya dalam melengkapi fitur-fitur yang ada dalam aplikasi tersebut, salah satunya untuk pengiriman produk-produk UMKM yang ada dalam aplikasi pihaknya telah menggandeng Go-Jek, sehingga untuk pengiriman dalam maupun luar kota dapat dengan mudah dijangkau.

“Untuk pengiriman kita sudah menggandeng Go-Jek untuk pengiriman berbagai produk UMKM yang dipesan melalui HIPPI Apps, jadi dalam maupun luar kota bisa kita jangkau,” katanya.

Ke depan, Aldy berharap aplikasi yang direncanakan aka dilaunching pada awal tahun 2019 ini dapat digunakan oleh seluruh UMKM yang ada di Indonesia. Meskipun demikian, untuk awal dirinya menargetkan 10% dari seluruh UMKM dapat memanfaatkan aplikasi besutannya tersebut.

“Harapan kita ke depan tentunya seluruh UMKM, namun untuk awal kita targetkan 10% UMKM bisa memanfaatkan HIPPI Apps ini,” tukasnya.

Facebook Comments