Secercah Harapan Setelah Pengabdian Panjang
November 8, 2018
0 comments
Share

Secercah Harapan Setelah Pengabdian Panjang

Wanita berkerudung Merah Muda yang sedang berdiri di depan sebuah kelas salah satu Madrasah ini tak henti-hentinya menebarkan senyum. Sepertinya Ibu yang satu ini sedang berbahagia.

Mayasyaroh (31th) nama sang Ibu, ternyata seorang guru honorer dalam naungan Kementrian Agama Kab.Kuningan, pengabdiannya menjadi guru honor tercatat sejak 18 Juli 2006 di Madrasah Ibtidaiyah GUPPI Cipondok, Desa Cipondok Kec.Cibingbin Kab.Kuningan.

Guru Honorer yang satu ini terbilang cukup sibuk dengan kegiatan-kegiatan sosial. Selain mengajar, kegiatan ibu satu anak ini cukup banyak, menjadi Fasilitator Desa Berdaya Rumah Zakat, dan tergabung juga di Komunitas JPU (Jaring Pengaman Umat).

12 tahun mengabdikan diri menjadi seorang Guru Honorer bukanlah waktu yang sebentar, namun dalam pengabdiannya selama ini, Mayasyaroh menjalaninya dengan sabar dan bersemangat.
Tahun ini atas dorongan rekan sejawatnya mengikuti tes CPNS Kemenag, setelah lolos pendaftaran online dan Administrasi, selasa lalu 6 Nov 2018, Mayasyaroh mengikuti Tes SKD yang bertempat di Gedung Eldorado Bandung Jawa Barat.

Bersaing dengan ribuan peserta tes lainnya yang memiliki harapan yang sama untuk diterima menjadi CPNS, perjuangan anak sulung dari Abdul Gani (Alm) ini membuahkan hasil. Nilai tes yang diraihnya termasuk ke dalam kategori Lulus.

“Ketika mengakhiri soal ujian itu, saya sudah sangat pasrah. Biar Allah yang tentukan hasilnya, saya tulis hasil akhir point, saya sangat kaget pas ngeh nilainya masuk kategori lulus, Alhamdulillah,, ini berkah do’a dari semuanya.” Ujar Ibu satu anak lulusan STAI AL IHYA Kuningan ini.

Sesuai tahapan tes CPNS Kemenag tahun ini, selanjutnya masih ada satu tahapan lagi yaitu tes Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) yang harus dilewati untuk diterima menjadi CPNS Kemenag.

“Masih ada tes lanjutan yang harus di tempuh, saya mohon dukungan do’a dari keluarga dan warga Kuningan umumnya, semoga saya bisa mengikuti nya dengan baik dan mendapat nilai terbaik.” Pungkasnya penuh harap.

Semoga penantian panjangnya selama dua belas tahun mengabdi dengan tulus menjadi guru honorer dengan penuh dedikasi ini, tahun ini akan membuahkan hasil. Kita doakan agar diberikan kemudahan melewati tes selanjutnya dan tahun ini lulus menjadi CPNS di lingkungan Kemenag(Bengpri)

Facebook Comments