September 4, 2018 Share

Uki si Pengusaha Gemblong : “Pantang Menyerah Membawa Berkah”

Kuningan,- Dimana ada kemauan pasti ada jalan. mungkin pepatah itulah yang menginspirasi Uki Sutini 57, Warga Desa Kalapagunung Kecamatan Karamatmulya seorang pengusaha makanan khas Kuningan yaitu Gemblong dan Kalentong.meski sempat jatuh bangun dalam menjalani bisnisnya perempuan yang akrab dipanggil Uki itu pantang menyerah.
Ditemui dikediamanya perempuan ramah senyum itu tidak sungkan untuk bercerita tentang awal mula usaha kecilnya didirikan. Uki menuturkan usaha Gemblong yang digelutinya dimulai pada tahun 2005, hanya  bermodal 5 kilogram bahan Gemblong kini dirinya mampu memproduksi ratusan kilogram Gemblong setiap harinya. Bahkan berkat hasil kerja kerasnya ia bisa menabung untuk membiayai beribadah haji ketanah suci tahun depan
Lebih jauh Uki bercerita, membangun usaha yang digeluti nya tidaklah mudah,dirinya pernah merasakan jatuh bangun menjalankan usaha Gemblong miliknya,bahkan pada tahun 2008 usahanya hampir mengalami kebangkrutan yang disebabkan bahan baku Gemblong yang melambung tinggi
Namun dirinya pantang menyerah, Uki terus mencoba berbagai inovasi dengan mengikuti berbagai pelatihan Usaha Kecil Menengah (UMKM) untuk memajukan usaha Gemblong miliknya.Dari situlah percaya dirinya bangkit. Bahkan berkat pengalaman jatuh bangun membangun usaha kini perusahaan gemblong nya ia namakan Bangkit Jaya
“Awal bangkitnya ya kita menjaga rasa Gemblong itu sendiri, alhmadulilah kabar dari mulut kemulut, karena mungkin rasa Gemblong yang saya produksi rasanya lebih enak berbeda dari yang lain dari situlah banyak pesanan yang datang kesaya”,Kata Uki
Bahkan, lanjut Uki, seiring waktu  kini permintaan produk Gemblong tidak hanya datang langsung kerumahnya,bahkan tidak sedikit pemilik ditoko toko oleh-oleh khas kuningan sudah banyak yang menjual Gemblong dan Kalentong hasil produksinya ,bahkan kedepan,untuk memperluas jaringan usaha dirinya akan mencoba menjual produk gemblong nya ke supermarket dan toserba yang ada di kabupaten Kuningan dan sekitarnya.(Tatang Budiman).

Facebook Comments